• Login
Bacaini.id
Friday, August 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Peringatan Tewasnya Prajurit Jepang di Malang

ditulis oleh
27 September 2021 08:30
Durasi baca: 2 menit
Peringatan Hana O Maku di Koeboeran Londo Kota Malang. Foto: Bacaini/Ulul

Peringatan Hana O Maku di Koeboeran Londo Kota Malang. Foto: Bacaini/Ulul

Bacaini.id, MALANG – Sudah lama masyarakat di sekitar tempat pemakaman umum Nasrasi Sukun atau Koeboeran Londo Kota Malang menyelenggarakan tradisi Hana O Maku. Ini adalah peringatan di mana 50 prajurit Jepang dikuburkan paska perang dunia kedua.

Akhir pekan lalu, ritual Hana O Maku kembali dilakukan oleh Pokdarwis Koeboeran Londo. Kegiatan dimulai dengan tari-tarian sebelum melakukan tabur bunga.

Ketua Forum Pokdarwis Malang, Isa Wahyudi atau Ki Demang menjelaskan tradisi ini sudah dilakukan Konsulat Jenderal Jepang sejak 1982. Ritus ini adalah penghormatan masyarakat Jepang atas saudara mereka yang gugur di Indonesia.

Nama mereka terpahat dalam huruf kanji pada tugu, yang dalam Bahasa Indonesia artinya ‘Beristirahatlah dengan tenang di Kota Malang yang indah dan tentram’. Terdapat 50 nama sebagai identitas abu yang dimakamkan di sana. “Total ada 50 nama terpahat dengan huruf kanji khas Jepang pada badan monumen di sini,” jelas Ki Demang kepada Bacaini.id.

Menurutnya, Koeboeran Londo ini juga menyimpan banyak benda yang diduga cagar budaya. Di antaranta adalah bangunan pintu gerbang, makam tokoh penting seperti Dolira Chavid (Tante Dolly), Joseph Wang CDD Pendiri Hua Ind, serta CG Lavalette pendiri RS Lavalete.

”Bahkan juga ada makam Pieter A Allaris, pengikut Freemasson sampai Mgr Clement Van Den Pas O Carm, misionaris ordo Karmel dari Belanda,” ungkap Ki Demang.

Selain itu, terdapat juga dua bunker misterius pindahan dari makam Patimura dan Kuthobedah. Ki Demang menyebut situs ini perlu dikaji satu-persatu agar dapat di tetapkan sebagai cagar budaya.

Penulis: A. Ulul
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

WNA Lithuania kelahiran Israel dideportasi Imigrasi Ngurah Rai Bali

WNA Kelahiran Israel Dideportasi dari Bali, Dicekal 5 Tahun

43 kerangka manusia ditemukan di sumur kuno Mursa Osijek Kroasia

Bukan Korban Perang, 43 Kerangka di Sumur Kuno Diduga Tewas karena Wabah Romawi

Motor Listrik Nasional. Foto: istimewa

Peluncuran Motor Listrik Nasional Disambut Antusias Masyarakat

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In