• Login
Bacaini.id
Thursday, June 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

BPCB Trowulan Selidiki Patirtan Kerajaan Kadiri

ditulis oleh
14 September 2021 20:06
Durasi baca: 2 menit
BPCB Trowulan menyelidiki patirtan peninggalan Kerajaan Kadiri. Foto: Bacaini/Micko

BPCB Trowulan menyelidiki patirtan peninggalan Kerajaan Kadiri. Foto: Bacaini/Micko

Bacaini.id, KEDIRI – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur meneliti struktur bangunan kuno yang ditemukan warga di kawasan Sumber Air Towo Kabupaten Kediri. Benda tersebut diduga sebuah patirtan peninggalan Kerajaan Kadiri.

Struktur bangunan yang diteliti Tim BPCB Trowulan ini berada di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Bangunan tersebut diyakini adalah sebuah patirtan kuno yang terbuat dari batu bata. Ukurannya panjang 2,7 meter dengan lebar 2,2 meter.

Berdasarkan ciri fisik dan langgam bangunan, diperkirakan bangunan tersebut peninggalan Kerajaan Kadiri atau era sebelum Kerajaan Majapahit di abad 12 hingga 15. Salah satu ciri khasnya berupa batu bata berukuran besar, tebal, dan sederhana.

Kepala Seksi Museum dan Purbkala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Eko Priatno mengatakan penelitian ini selain menindaklanjuti laporan masyarakat, juga menentukan langkah penelitian berikutnya. “Kami berharap ada rekomendasi dari BPCB untuk menangani situs itu,” kata Eko, Selasa 14 September 2021.

Sementara itu warga Desa Menang berharap situs tersebut bisa dieskavasi untuk mendukung pengembangan wisata Sumber Towo. Keberadaan situs yang tak jauh dari pamoksan Raja Kadiri Sri Aji Joyoboyo akan menjadi daya tarik wisatawan sejarah.

“Jika situs itu berhasil dieskavasi, akan menjadi daya tarik wisatawan ke sini. Masyarakat akan diuntungkan juga secara ekonomi jika sektor wisatanya berkembang,” kata Subekti, Ketua Kelompok Sadar Wisata Sumber Towo.

Selain menyelidiki bangunan kuno tersebut, BPCB Trowulan juga melakukan penelitian yang sama terhadap penemuan batu berbentuk kala di Desa Klanderan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. (HTW)

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Mahasiswa Cipayung Plus Blitar Raya menggelar aksi demonstrasi di depan DPRD Kabupaten Blitar dengan membakar ban bekas dan menyampaikan 11 tuntutan kepada pemerintah, Kamis 25 Juni 2026

11 Tuntutan Demo Cipayung Plus di Blitar yang Nyaris Robohkan Pagar DPRD

Tipu Rp10 Milyar, YS Istri Polisi Kediri Gemar Pamer Kemewahan

Korban arisan bodong meminta tanggungjawab di rumah YM. Foto: istimewa

Modus Arisan Fiktif, Istri Anggota Polres Kediri Gondol Rp10 Milyar

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In