• Login
Bacaini.id
Saturday, May 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Polres Kediri Tangkap 9 Preman Pemalak Sopir Truk

ditulis oleh
16 June 2021 13:22
Durasi baca: 2 menit
Anggota Polres Kediri menangkap 9 preman pemalak sopir truk. Foto:Bacaini/Micko

Anggota Polres Kediri menangkap 9 preman pemalak sopir truk. Foto:Bacaini/Micko

Bacaini.id, KEDIRI – Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri meringkus 9 preman pemalak sopir truk. Aksi ini merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri melalui Kapolda Jawa Timur untuk memberantas pelaku pungutan liar di seluruh daerah.

Sembilan preman pelaku pemalakan terhadap sopir truk ini diamankan dari beberapa tempat. Tujuh preman ditangkap di wilayah Kecamatan Kepung, sedangkan dua lainnya dirungkus di Kecamatan Plosoklaten.

Kasat Reskrim Polres Kediri Iptu Rizika Atmadha mengatakan para preman ini rata-rata menarik uang dari para sopir truk senilai Rp 5 – 20 ribu per orang. Hal ini membuat para sopir resah karena tak bisa menolak permintaan mereka.

“Mereka kami tangkap saat sedang meminta uang kepada sopir truk,” kata Rizika kepada media, Rabu 16 Juni 2021.

Polisi menjerat mereka dengan pasal 49 ayat 1 Peraturan Daerah Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, juncto pasal 17 ayat 1 Perda Jatim dengan ancaman hukuman tiga bulan penjara.

Munculnya Premanisme

Preman merupakan istilah untuk menyebut individu yang melakukan perampokan atau pemerasan. Bhakti Eko Nugroho, pengajar Departemen Kriminilogi Universitas Indonesia dalam tulisannya yang dimuat kompas.com (baca: Apa Yang Membuat Seseorang Menjadi Preman) menyebut, terminologi preman pada awalnya cenderung bias kelas. Karena hanya digunakan dalam melabel perbuatan bramacorah (penjahat berulang) kelas bawah atau maling-maling kecil yang biasa melakukan aksi kejahatannya di jalanan.

Bhakti mengatakan motivasi seseorang untuk bergabung dalam kelompok preman umumnya didasari dengan pertimbangan rasional. Tujuan utamanya adalah pemenuhan kebutuhan ekonomi.

Penanganan premanisme ini, menurut Bhakti, tak bisa difahami setengah-setengah. Sebab kekeliruan dalam melihat akar persoalan premanisme akan menimbulkan bencana yang lebih besar dibanding premanisme itu sendiri.

Pemerintah Indonesia di masa lalu diduga pernah menerapkan kebijakan yang keliru dalam mengatasi premanisme. Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) pada 2012 merilis laporan atas insiden penembakan misterius (Petrus) yang dilakukan institusi keamanan terhadap orang-orang dengan ciri-ciri preman.

Jumlah korban meninggal akibat penembakan yang berlangsung pada rentang waktu 1982-1985 adalah 167 orang. Negara tidak boleh kalah dengan preman. Namun negara tidak boleh pula merespons premanisme dengan cara-cara preman. (HTW)

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: polresta kediripreman
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi internet lemot saat bekerja online

Internet Lemot dan WiFi Putus Nyambung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi pekerja kantoran Indonesia sedang bekerja

Riset Gallup Ungkap Pekerja Indonesia Paling Bangga Jadi ‘Budak Korporat’, Stres Kerja Terendah di Dunia

Ilustrasi pasukan Garnisun. Foto: istimewa

Jejak Garnisun Menumpas Premanisme di Zaman Orde Baru

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In