Bacaini.id, KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memantau pelaksanaan simulasi tanggap bencana di Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Kawasan ini termasuk dalam wilayah rawan letusan Gunung Kelud.
Simulasi tanggap bencana dilakukan di Lapangan Desa Sempu, Kamis 27 Mei 2021. Warga Sempu mengikuti arahan dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri yang mempraktekan proses evakuasi seolah-olah saat itu terjadi bencana.
Mulai dari didirikannya posko-posko pengungsian, evakuasi warga ke tempat yang aman, evakuasi hewan ternak hingga penanganan warga yang terluka dan membutuhkan penanganan dan perawatan di posko kesehatan yang juga diadakan di lokasi simulasi.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana datang ke lokasi meninjau kegiatan simulasi tanggap bencana. Dia mengatakan kesiapan simulasi yang diadakan sudah tepat dan sempurna.
“Alhamdulillah saya tadi sudah lihat sendiri, kesiapan BPBD, Dinas Kesehatan, dan pihak-pihak terkait yang lain terkait pengadaan kegiatan simulasi sudah bagus,” kata Bupati.
Bupati juga mengatakan akan mengagendakan kegiatan yang sama selama dua kali dalam satu tahun. Hal itu sebagai upaya untuk terus mengingatkan kesadaran mereka tentang bagaimana yang seharusnya mereka lakukan ketika bencana terjadi.
Menurutnya, ketika mereka lebih mengerti, maka akan memperkecil potensi adanya warga membandel yang biasanya masih enggan mengungsi saat dilakukan proses evakuasi.
“Kalau dilakukan secara berkala, mereka akan lebih mengerti, sehingga adanya warga yang mungkin membandel ketika diharuskan mengungsi akan berkurang, dan bisa saling membantu mengingatkan yang lain,” terangnya.
Dhito juga menanggapi keluhan salah satu warga yang mengatakan sering terkendala transportasi untuk mengungsi. Karena jika membawa sepeda motor biasanya yang terjadi adalah jalan yang macet akibat kepanikan warga.
Untuk itu, Bupati akan mengantisipasi kendala itu dengan mempersiapkan kendaraan untuk membantu evakuasi warga ke tempat pengungsian. Komunikasi antara tiga pilar, yakni Pemerintah Kabupaten Kediri, TNI, dan juga Polri harus dilakukan.
“Kita akan upayakan pengadaan kendaraan untuk membantu evakuasi. Akan saya cek mobil milik BPBD, kalau perlu kita akan mengajukan pinjaman kendaraan untuk evakuasi ke Polres dan juga Kodim. Karena menyangkut keselamatan juga keberlangsungan hidup masyarakat, maka semua pihak harus saling bekerjasama,” tegas Bupati.
Untuk diketahui, Desa Sempu, Desa Segaran dan Desa Pojok masuk katagori Kejadian Luar Biasa (KLB) 2. Dengan jarak 0-60 kilometer dari puncak Gunung Kelud, lokasi ketiga desa itu masuk daerah rawan dan resiko tinggi. (ADV)
Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW
Tonton video:





