• Login
Bacaini.id
Saturday, May 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Dukung Degradasi Dihapus, Persikmania Minta Persik Tak Pengecut

ditulis oleh
11 May 2021 16:07
Durasi baca: 3 menit
CEO Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih

CEO Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih

Bacaini.id, KEDIRI – Kompetisi Liga 1 Tahun 2021 diusulkan berlangsung tanpa degradasi. Usulan ini disambut gembira manajemen Persik Kediri yang membutuhkan waktu untuk memperbaiki klub.

Presiden Klub Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih menyampaikan dukungannya terkait usulan sejumlah klub Liga 1 dan Liga 2 kepada PSSI untuk menghapus degradasi.

“Kompetisi Liga 1 yang akan bergulir masih di tengah pandemi. Klub masih terpukul dengan dampak dari pandemi. Liga tanpa degradasi bisa menjadi momen bagi klub sebagai pemulihan untuk kembali normal,” kata Abdul Hakim, Selasa 11 Mei 2021.

baca ini Protes Manajemen Ternyata Ini Yang Diinginkan Persikmania

Penghapusan degradasi, menurut Hakim, akan memberi waktu bagi klub untuk menata kondisi internal mereka. Meski tidak bisa dipungkiri jika kompetisi sekelas Liga 1 sudah sepantasnya memberlakukan promosi dan degradasi, namun PSSI dan PT Liga Indonesia Baru tidak bisa memaksakan format kompetisi normal di tengah kondisi saat ini.

“Mayoritas klub Liga 1 dan 2 setuju dengan wacana itu, kami rasa itu langkah yang baik sekali. Kami harap federasi dan operator liga dapat mengambil keputusan bijak dengan melihat kondisi pandemi seperti sekarang,” ujar Hakim.

baca ini Salah Sebut Sasaji Joko Susilo Diprotes Puluhan Persikmania

Pro Kontra

Keputusan manajemen yang disampaikan secara langsung Presiden klub Persik Kediri itu pun menimbulkan pro kontra. Melalui media sosial, fans Persik Kediri dengan tegas menyerukan penolakan Liga tanpa degradasi.

“Tolak Liga tanpa degradasi, Kediri jangan ikutan golongan pengecut yang mendukung Liga tanpa degradasi,” tulis akun @persikkedirinews.

Dalam waktu singkat postingan itu mendapat banyak respon Persikmania di kolom komentar. Salah satunya @abimanyujiwo yang menulis, “jarene DJAJATI Ko Wedi Degradasi”.

Celetukan sindiran juga ditulis di kolom komentar oleh akun instagram @masgovi, “Tanpa degradasi terasa tanpa Gula” . Demikian pula akun @fharisasono, “Namanya kompetisi harus ada degradasi. Apapun yang terjadi”.

baca ini Gagal Melaju Perempat Final Persik Protes Kepemimpinan Wasit

Akun @prazhudi10 menambahkan, “Management wedi lek Persik degradasi. Artinya management gak nyari aman mau paket hemat aja”.

Menanggapi hal itu Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah mengatakan manajemen masih menunggu keputusan dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). “Kami terima wacana saja, dan kami mendukung,” kata Basalamah.

Menurutnya sampai hari ini belum belum ada kejelasan yang disampaikan secara resmi kepada pihak klub peserta Liga 1 termasuk Persik Kediri.

“Klub belum diajak rapat, tetapi nanti ada kongres tanggal 29 Mei. Kami juga belum tahu apa saja nanti yang dibahas dan dibawa ke Kongres,” pungkasnya.

Penolakan gelaran Liga tanpa degradasi tidak hanya dilakukan fans Persik Kediri, beberapa fans klub membuat tagar #Liga1 #tolakligatanpadegradasi. Suporter dari beberapa klub Liga 1 menolak Liga tertinggi di Indonesia bergulir tanpa degradasi karena dianggap akan memunculkan kepentingan pihak-pihak tertentu.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: degradasiliga 1 2021persikpersikmania
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musik menjadi cara paling populer untuk meredakan stres menurut studi terbaru di Amerika Serikat (foto/ist)

Musik Linkin Park hingga Taylor Swift Jadi Pereda Stres, Ini Hasil Studinya

Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

Tradisi Sinongkelan di Desa Prambon Trenggalek dengan pertunjukan Grebeg Sinokel

Tradisi Sinongkelan Trenggalek, Jejak Pelarian Susuhunan Paku Buwono II di Bedah Kartasura

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah May Day di Indonesia: Ajaran Semaun tentang Persatuan Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In