• Login
Bacaini.id
Saturday, June 6, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

174 Warga Nganjuk Mengungsi di Gedung Sekolah

ditulis oleh
15 February 2021 13:33
Durasi baca: 2 menit
Kondisi pengungsi korban longsor. Foto: istimewa

Kondisi pengungsi korban longsor. Foto: istimewa

NGANJUK – Sedikitnya 174 orang mengungsi di SDN 1 Ngetos akibat bencana alam tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Nganjuk. Pemerintah Nganjuk akan mencukupi kebutuhan mereka di pengungsian.

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengatakan dirinya telah menyiapkan tempat pengungsian yang layak di gedung SDN 1 Ngetos. Sebelumnya warga menempati rumah kepala desa setempat akibat terjangan longsor yang terjadi Minggu 14 Februari 2021. ”Mereka kita pindah ke tempat yang lebih layak,” kata Bupati Novi kepada Bacaini.id, Senin 15 Februari 2021.

baca ini Petaka di Hari Valentine 20 Orang Hilang di Nganjuk

Novi menambahkan lokasi pengungsi ini telah dilengkapi fasilitas yang layak. Seperti kamar mandi, ruang tidur, hingga kebutuhan makanan mereka.

Tak hanya itu, Pemerintah Nganjuk juga telah menyiapkan pakaian yang bisa dipergunakan para pengungsi, mengingat tak banyak harta benda yang bisa dibawa usai musibah tersebut. Sejumlah petugas medis juga disiapkan untuk membantu mengatasi trauma mereka di pengungsian.

baca ini Longsor Nganjuk 5 Ditemukan 16 Masih Hilang

“Kita juga sudah siap dapur umum dan rumah sakit darurat dari Bhayangkara yang siap melayani warga yang sakit,” tambah Novi.

Sementara itu upaya pencarian korban longsor di Dusun Selopuro masih terus dilakukan. Petugas berjibaku dengan medan yang terjal karena lokasi longsor dipenuhi lumpur. Selain itu hujan yang bisa datang sewaktu-waktu turut menjadi ancaman bagi petugas agar terhindar dari longsor susulan.

Hingga saat ini sebanyak 16 orang diperkirakan masih terjebak reruntuhan lumpur dan puing rumah mereka. Lima korban berhasil ditemukan, dengan tiga diantaranya meninggal dunia.

Reporter: Karebet
Editor: HTW

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: banjir nganjuklongsor nganjuk
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kapolres Blitar membantah isu Wakapolres diduga menganiaya ajudan

Wakapolres Blitar Dikabarkan Aniaya Ajudan, Kapolres: Tidak Ada Nih

Agustina Arumsari, Ak., M.H. . Foto: istimewa

Auditor Senior Awasi 4 Pos Anggaran MBG Yang Rawan Bocor

In this pool photograph distributed by the Russian state agency Sputnik, Russia's President Vladimir Putin meets with Belgorod Region Governor in Moscow on July 11, 2025. (Photo by Mikhail METZEL / POOL / AFP) (Photo by MIKHAIL METZEL/POOL/AFP via Getty Images)

Strategi Putin Mengendalikan Oligarki Rusia

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In