• Login
Bacaini.id
Monday, May 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Warga Kediri Berebut Ikan Jumbo di Sumber Gundi

ditulis oleh Editor
6 August 2022 11:24
Durasi baca: 2 menit
Salah satu peserta Grobyok Ikan yang mendapat ikan berukuran besar. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Salah satu peserta Grobyok Ikan yang mendapat ikan berukuran besar. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Bacaini.id, KEDIRI – Warga Desa Tanjung, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, berburu satu ton ikan dalam kegiatan Grobyak Ikan. Kegiatan ini menjadi tradisi yang digelar setiap tahun dalam rangka merayakan tahun baru Muharam, atau bulan Suro dalam penanggalan jawa.

Ratusan warga ini rela berdesak-desakan dalam tradisi yang berlangsung di perairan Sumber Gundi desa setempat. Dengan menggunakan alat tradisonal bernama susuk, para peserta berlomba-lomba menangkap ikan yang telah disediakan.

Air bercampur lumpur yang melumuri badan mereka semakin menambah keseruan. Laki–laki dan perempuan dari berbagai kalangan usia larut dalam keseruan dan kebersamaan pada tradisi grobyak ikan tahun ini.

Hamzah, salah satu peserta yang setiap tahun rutin mengikuti kegiatan grobyak ikan ini mengaku senang karena mendapatkan beragam jenis ikan berukuran besar. “Setiap tahun selalu ikut, tapi baru kali ini dapat yang besar. Paling besar saya dapat ikan mas, beratnya 8,5 kilogram. Nanti mau dimasak dan dimakan bersama keluaraga,” kata Hamzah di Sumber Gundi, Sabtu, 6 Agustus 2022.

Tak mau kalah, Azhar peserta yang lain juga mendapat ikan besar dan bahkan lebih besar dari milik Hamzah. Ikan jumbo seberat 8,9 kilogram didapatkannya hanya dalam waktu 10 menit. Hal ini membuatnya sangat puas, karena dia baru kali ini ikut serta memeriahkan tradisi grobyak ikan.

“Setelah nyebur 10 menit langsung dapat ikan patin besar, beratnya 8,9 kilogram. Ini baru pertama kali ikut, tahun–tahun sebelumnya cuma melihat. Sekarang baru tertarik dan langsung mendapatkan yang besar,” ujar Azhar senang.

Sementara itu, Kades Tanjung, Don Vito Gusbaki mengatakan kegiatan ini merupakan tradisi tahunan setiap bulan Suro. Tradisi ini juga menjadi bagian dari rangkaian acara bersih desa.

Kegiatan ini baru dilakukan kembali tahun ini, setelah dua tahun berhenti karena aturan pandemi Covid 19. Total ikan yang diperebutkan seberat lebih dari satu ton, beragam jenis, seperti ikan mas, nila, dan patin dengan bobot terberat 17 kilogram.

“Ini kegiatan rutin tahunan, namun dua tahun terakhir tidak diadakan karena pandemi. Tahun ini baru kembali diadakan dan sambutan warga sangat luar biasa,” ujar Kades singkat.

Grobyak ikan sendiri merupakan tradisi turun-temurun memanen ikan hanya pada bulan suro. Dengan diadakan kegiatan tersebut, diharapkan warga sekitar bisa bersama–sama menjaga ekosistem agar tetap lestari.

Penulis: AK Jatmiko
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bersih desabulan suroKediritradisi grobyok ikan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Deklarasi Yakuza Maneges yang dihadiri Wali Kota Kediri dan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya di Kediri. Foto: Pemkot

Yakuza Maneges, Kelompok Marginal yang Menjadi Poros Baru

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam deklarasi Yakuza Maneges. Foto: Pemkot

Wali Kota Kediri Dukung Berdirinya Organisasi Yakuza Maneges

Tonny Andreas menyerahkan formulir pencalonan Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 di sekretariat KONI Kota Blitar

Tonny Andreas Calon Ketua KONI Kota Blitar, Prestasi Olahraga Blitar Siap Melenting

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In