• Login
Bacaini.id
Monday, March 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Warga Dikurung Karena Covid, Begini Penjelasan Satgas Nganjuk

ditulis oleh
26 January 2021 08:04
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi gembok. Foto:unsplash

Ilustrasi gembok. Foto:unsplash

NGANJUK – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Kota, Nganjuk mengklarifikasi kabar digemboknya satu keluarga di Kelurahan Bogo yang terkonfirmasi corona. Menurut mereka penggembokan rumah dilakukan atas sepengetahuan pemerintah demi keamanan semua.

Plt. Camat Nganjuk sekaligus Ketua Gugus Tugas tingkat Kecamatan, Harianto membenarkan adanya aksi warga yang mengunci pagar rumah Titik Rahmawati dengan rantai. “Namun itu ada alasannya,” kata Harianto saat dikonfirmasi Bacaini.id. Senin 25 Januari 2021.

Harianto menjelaskan peristiwa ini bermula ketika keluarga Titik Rahmawati diketahui terpapar Covid-19 pada tanggal 6 Januari 2021. Saat itu Titik diberi pilihan, diisolasi di tempat yang disediakan pemerintah atau rumahnya sendiri. Titik memilih diisolasi di rumah.

Setelah isolasi mandiri selama satu minggu, Titik melakukan test swab anti gen mandiri pada tanggal 16 Januari 2021 dan hasilnya dinyatakan negatif.

Namun hasil swab mandiri itu tak sejalan dengan rekomendasi petugas. Satgas Covid yang pernah melakukan swab pada tanggal 8-9 Januari 2021 mendapatkan hasil positif dan mewajibkan Titik melakukan isolasi di Rumah Karantina Empu Sendok dalam pengawasan Satgas.

“Namun beliau menolak karena merasa sehat, dan hasil test swab antigen negatif pada tanggal 16 Januari,” kata Harianto.  

Setelah tidak mau diisolasi di Empu Sendok, Titik dan keluarganya memilih isolasi mandiri di rumah. Namun saat isolasi di rumah itulah muncul keresahan warga yang melihat anggota keluarganya masih sering keluar rumah.

“Akhirnya warga sepakat untuk menggembok pintu pagar rumahnya, dengan konsekuensi seluruh kebutuhan keluarga disuplai oleh warga lingkungan setempat,” katanya. Hal itu sudah berjalan dengan baik. Setiap hari warga bergantian mengirimkan bahan makanan untuk dimasak.

Hal ini menjadi ramai setelah muncul video testimoni Titik yang tersebar di media sosial. Melalui video itu, Titik mengeluhkan sikap warga yang mengurung keluarganya di rumah dengan merantai pagar rumahnya.

“Saya disuruh di rumah saja selama seminggu, sudah saya lakukan. Saya berusaha makan asupan-asupan itu supaya pulih kembali, lalu minggu depannya saya berusaha swab ternyata hasilnya negatif. Hasil itu sudah saya sebar ke masyarakat, namun tidak digubris sama Gugus tugasnya,” kata Titik dalam video itu.

Penulis: Karebet
Editor HTW

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Covid-19nganjukwarga dikurung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kalender Maret 2026 menampilkan jadwal libur sekolah Lebaran mulai 16–27 Maret, termasuk libur nasional Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri serta rangkaian cuti bersama

Libur Sekolah Lebaran 2026 Dimulai 16 Maret, Cek Rangkaian Cuti Bersama dan Libur Nasional

Ilustrasi pembayaran zakat fitrah 2026 sebesar Rp50 ribu per jiwa

Zakat Fitrah 2026 Resmi Rp50 Ribu! Fidyah Rp65 Ribu, Ini Aturan Lengkap dari BAZNAS

Petugas Polres Trenggalek melakukan penyelidikan terkait video pria berkaos Samapta yang diduga melakukan penganiayaan

Viral Video Penganiayaan di Trenggalek, Pria Berkaos Samapta Diamankan Polisi, Korban Meninggal Dunia

  • Bkami GM. Foto: istimewa

    Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pensiunan Polisi di Blitar Tewas Tergantung di Gudang Rumah, Diduga Ada Masalah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketegangan Timur Tengah Bayangi Kepulangan Jemaah Umrah Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In