• Login
Bacaini.id
Tuesday, January 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Wali Kota Batu Ungkap Penyebab Banjir Bandang

ditulis oleh
9 November 2021 19:39
Durasi baca: 2 menit
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Foto: bacaini/A. Ulul

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Foto: bacaini/A. Ulul

Bacaini.id, BATU – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengakui membeberkan penyebab terjadinya banjir bandang di Kota Batu, 4 November 2021. Alih fungsi lahan di hulu Sungai Brantas menjadi salah satu penyebabnya.

Dewanti mengatakan ada banyak faktor yang menjadi penyebab banjir bandang yang menewaskan 7 orang di wilayahnya. Hasil susur sungai bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) menemukan penyebab banjir bandang.

”Jadi memang bukan hanya karena alih fungsi lahan saja, tapi juga karena sumbatan material longosoran pohon, ditambah sedimen tanah lahan pertanian. Lalu akhirnya ambrol dan menjadi air bah,” kata Dewanti kepada bacaini.id, Selasa, 9 November 2021.

baca ini Ki Hajar Dewantara Tokoh Pers Selain Rohana Kudus

Debit air yang naik akibat intensitas hujan mencapai 100 m² itu meluap dan mengaliri sungai mati di Dusun Sambong dan Gintung. Hal ini yang tidak pernah diduga sebelumnya jika banjir itu menerjang sungai mati.

Parahnya, limpahan air tersebur juga membawa material pohon-pohon mati yang tumbang dan longsor karena hujan di kawasan lereng Gunung Arjuna. Jadi ada material yang menyumbat, juga ada material yang ambrol dan menjadi malapetaka hingga ke Kota Malang.

Sebelumnya Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur menyebut 150 hektar lahan yang mestinya berstatus hutan lindung di lereng Gunung Arjuna hilang dan berganti menjadi lahan produktif untuk pertanian. Lahan pertanian ini tidak mampu membendung air.

Selain menewaskan 7 orang, 17 rumah hilang disapu air, 43 rumah rusak parah, dan 32 rumah terendam lumpur. Di Kota Malang, 625 KK atau sekitar 1.100 warga terpaksa mengungsi. Empat rumah hilang dan rusak parah diterjang banjir. Hingga saat ini petugas terus melakukan pembersihan sisa material.

BNPB merekomendasikan Pemda bersama Perhutani memulihkan fungsi hutan lindung sebagai bendung alam dengan cara reboisasi, khususnya di bagian hulu sungai. Rekomendasi teknis dari BBWS untuk jangka panjang adalah membangun cek dam dan bangunan terjunan untuk mengendalikan arus sungai.

Penulis: A. Ulul
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

Ilustrasi GERD atau penyakit asam lambung yang viral dikaitkan dengan kematian selebgram Lula Lahfah

GERD Bisa Mematikan? Polemik Kematian Lula Lahfah dan Fakta yang Terungkap

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In