• Login
Bacaini.id
Saturday, April 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Wabah PMK di Trenggalek Mengganas, 7 Pasar Hewan Ditutup

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
14 January 2025 14:49
Durasi baca: 2 menit
Wabah PMK di Trenggalek Mengganas, 7 Pasar Hewan Ditutup. (foto/Bacaini)

Wabah PMK di Trenggalek Mengganas, 7 Pasar Hewan Ditutup. (foto/Bacaini)

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi-sapi di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur, kian meluas.

Tercatat hingga 13 Januari 2025, sebanyak 541 ekor sapi positif terinfeksi PMK.

Sebagai upaya pencegahan, Pemkab Trenggalek memutuskan mulai Selasa (14/1/2025) menutup sementara aktivitas pasar hewan.

Penutupan oleh Dinas Peternakan (Disnak) bersama Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskomidag) Trenggalek diikuti sosialisasi dan penyisiran di pasar-pasar. 

Kepala Diskomidag Trenggalek, Saniran, mengatakan, langkah yang diambil sebagai tindak lanjut surat edaran Disnak terkait penanganan PMK.

“Penutupan ini berlaku untuk semua pasar hewan, baik yang menjual sapi maupun kambing,” ujar Saniran Selasa (14/1/2025).

“Total ada tujuh pasar binaan Diskomidag yang ditutup, yaitu Durenan, Trenggalek, Tugu, Kampak, Pule, Dongko, dan Panggul. Penutupan sesuai jadwal hari pasaran masing-masing,” tambahnya.

Dari pantauan di lapangan, meski penutupan sudah diberlakukan, masih ada juga warga yang membawa hewan dagangan ke pasar hewan.

Karenanya dinas terkait tidak berhenti menggencarkan sosialisasi.

“Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, mengingat langkah ini bertujuan untuk keselamatan hewan ternak dari wabah PMK,” kata Saniran.

Terkait pembukaan kembali pasar hewan, Saniran mengatakan tergantung hasil evaluasi dan perkembangan kondisi wabah di lapangan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Ririn Hari Setiani, melaporkan hingga 13 Januari 2025, tercatat 541 ekor sapi di Trenggalek terinfeksi PMK.

Dari jumlah tersebut, hanya 24 ekor yang telah sembuh, sementara 5 ekor dipotong paksa dan 11 ekor mati. 

Selain itu, 11 ekor sapi dijual oleh pemiliknya karena kondisi wabah yang memburuk. Sisanya masih dalam kondisi sakit.

“PMK adalah penyakit yang sangat menular dan berisiko tinggi bagi hewan ternak. Oleh karena itu, langkah pencegahan seperti penutupan pasar sangat diperlukan,” tegas Ririn.

Pemkab Trenggalek mengimbau masyarakat, terutama peternak dan pedagang hewan, untuk mengikuti arahan pemerintah.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: pasar hewan ditutuppmktrenggalekwabah PMK Trenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Panglima TNI dan purnawirawan di Kemenhan Jakarta

Menhan Sjafrie Bahas Konstitusi Bersama Panglima dan Purnawirawan TNI

Massa mahasiswa demo di DPRD Tulungagung menuntut pengusutan kasus OTT KPK

Golkar Klaim Sudah Ingatkan Gatut Sunu Sebelum OTT KPK di Tulungagung

Peta Selat Malaka yang menunjukkan jalur pelayaran strategis dunia, menghubungkan perdagangan internasional dan menjadi sorotan rivalitas Amerika Serikat dan China

Selat Malaka Memanas, Warisan Kerajaan Sriwijaya yang Jadi Arena Rivalitas AS–China

  • Jembatan Cangar Batu Mojokerto lokasi bunuh diri dan fenomena Werther Effect

    Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Larung Sembonyo Trenggalek 2026: Ribuan Warga Ikuti Ritual Syukur Nelayan Prigi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In