• Login
Bacaini.id
Wednesday, March 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Upaya Dewan Banteng Menggulingkan Bung Karno

ditulis oleh Editor
4 July 2025 17:45
Durasi baca: 3 menit
Upaya Dewan Banteng Menggulingkan Bung Karno (foto/ist)

Upaya Dewan Banteng Menggulingkan Bung Karno (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Bantuan senjata itu tiba di pelabuhan Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat pada pertengahan Januari 1958.

Mulai peluncur roket, granat dan senapan. Juga amunisi yang cukup untuk mempersenjatai 8.000 tentara.

Bantuan senjata datang dari CIA (Central Intelligence Agency), Amerika Serikat. Misinya menggulingkan kekuasaan Presiden Soekarno atau Bung Karno.

Juga mengakhiri Partai Komunis Indonesia (PKI) yang pasca pemilu 1955 kian besar.

“Tiba (senjata) pada pertengahan Januari 1958 di pelabuhan Teluk Bayur Padang,” demikian dikutip dari buku Akar dan Dalang Pembantaian Manusia Tak Berdosa dan Penggulingan Bung Karno (2013).

Bantuan senjata dari Paman Sam diterima kelompok PRRI/Permesta yang memusatkan kekuatannya di wilayah Sumatera dan Sulawesi.

Adalah Letnan Kolonel Achmad Husein yang memulai gerakan PRRI/Permesta. Pada 20 Desember 1956 ia mendirikan Dewan Banteng di Bukittinggi Sumatera Tengah.

Langkah politiknya diikuti Kolonel Maludin Simbolon. Pada 22 Desember 1956 Simbolon mendirikan Dewan Gajah di Sumatera Timur, Manado dan Sulawesi Utara.

Kolonel Harun Sohar mendirikan Dewan Garuda di Sumatera Selatan dan Letnan Kolonel Ventje Sumuel mendirikan Dewan Manguni.

“Dewan-dewan yang dipimpin oleh perwira-perwira menengah angkatan darat ini mengambil sikap menentang pemerintah pusat,” dikutip dari buku Akar dan Dalang Pembantaian Manusia Tak Berdosa dan Penggulingan Bung Karno.

Koalisi Tentara, Masyumi dan PSI

Perlawanan terhadap pemerintahan Presiden Soekarno diungkapkan terang-terangan.

Dewan Banteng menyampaikan tuntutan yang intinya mendesak pembubaran pemerintah pusat.

Pada 15 Februari 1958 Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) diproklamasikan di Bukittinggi.

Syafruddin Prawiranegara, tokoh Masyumi diangkat sebagai presiden. Sejumlah tokoh Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia (PSI) terlibat gerakan makar ini.

Pengiriman bantuan senjata dari Amerika Serikat via CIA memakai pangkalan militer di Filipina, Singapura, Malaysia, dan Taiwan.

Pasukan PRRI yang disokong oleh Amerika Serikat bertempur melawan tentara pemerintahan Presiden Soekarno.

Pada 18 Mei 1958, Allen Pope, seorang agen CIA kebangsaan Amerika ditangkap hidup-hidup. Pesawat pengebom yang dipiloti Pope berhasil ditembak jatuh.

Terungkap, pemberontakan PRRI/Permesta di Indonesia merupakan operasi militer yang disponsori CIA.

Pemberontakan melibatkan 42 ribu pasukan bersenjata, sejumlah pesawat pengangkut 4 mesin, dan kapal selam Angkatan Laut AS.

“Juga melibatkan usaha bantuan pelatihan dan logistik dari pihak Filipina, Okinawa, Taiwan dan Singapura”.

Presiden Soekarno dengan kekuatan angkatan darat Republik Indonesia berhasil menggebuk pemberontakan PRRI/Permesta.

Bung Karno juga mengambil langkah tegas terhadap Masyumi dan PSI. Bukan hanya dibubarkan, sejumlah tokohnya juga ditangkap.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Dewan BantengMasyumipenggulingan Bung KarnoPSIsoekarno
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Kain Bendera Merah Putih Hadiah Jepang Untuk Fatmawati - Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Mbak Wali Ingatkan Peran Keluarga Kepada PKK

Petugas gabungan melakukan pencarian pemancing hilang akibat ombak besar di Pantai Serang Blitar

4 Pemancing di Pantai Serang Blitar Terlempar Ombak, 1 Hilang Terseret di Tebing Pathuk Lesung

Evakuasi material longsor dan batu raksasa di jalur Trenggalek-Ponorogo KM 16 Desa Nglinggis oleh petugas gabungan

Bahaya! Evakuasi Material Longsor Jalur Trenggalek-Ponorogo Tak Bisa Serta Merta, Tebing Masih Labil

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin saat refleksi 1 tahun pemerintahan di Monumen PETA tanpa kehadiran Wakil Wali Kota

    Tanpa Wawali Blitar, Mas Ibin ‘Pamer’ 70 Prestasi di Refleksi 1 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Mengejutkan Wawali Blitar Soal Refleksi 1 Tahun dan STMJ, Mengaku Tak Diundang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Disabilitas Geruduk Dinsos Tulungagung, Bansos BPNT dan PKH Mandek Hingga Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In