• Login
Bacaini.id
Thursday, April 9, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Trenggalek Tak Punya Museum, 182 Benda Purbakala Terancam

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
25 April 2025 16:29
Durasi baca: 2 menit
Trenggalek Tak Punya Museum, 182 Benda Purbakala Terancam  (foto/Bacaini)

Trenggalek Tak Punya Museum, 182 Benda Purbakala Terancam (foto/Bacaini)

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Sebanyak 182 peninggalan purbakala di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur tercatat sebagai benda cagar budaya (CB) dan obyek diduga cagar budaya (ODCB).

Adanya kasus arca Durga Mahisasuramardhini yang dibawa mantan Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranudikarta ke Bogor, mendorong Pemkab Trenggalek melakukan pendataan.

Sebagian besar peninggalan purbakala itu diketahui dalam posisi berceceran, tercerai berai lantaran Kabupaten Trenggalek hingga kini belum memiliki museum untuk benda bersejarah.

Kepala Disparbud Trenggalek, Sunyoto mengatakan benda-benda peninggalan sejarah itu diakuinya rentan rusak bahkan berpindah tangan secara tidak resmi.

Ia mencontohkan arca Durga Mahisamardhini yang belum lama ini dibawa mantan Kapolres Trenggalek dengan dalih hendak direstorasi.

“Kasus itu menyadarkan kita bahwa museum sudah menjadi kebutuhan mendesak. Saat ini kami belum memiliki tempat yang layak untuk menyimpan temuan-temuan tersebut,” ucap Sunyoto Jumat (25/4/2025).

Menurut Sunyoto, setiap penemuan benda cagar budaya kerap menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat. Ada warga yang bersedia menyerahkan sukarela.

Namun kata dia tidak sedikit yang menolak jika tidak diiringi dengan kompensasi.

Hal itu menjadi tantangan tersendiri mengingat belum ada anggaran khusus untuk mengganti benda-benda yang diserahkan.

“Menentukan nilai benda cagar budaya tidak bisa sembarangan. Harus ada pertimbangan khusus, tidak seperti menilai barang biasa,” terangnya.

Wacana pembangunan museum di Trenggalek diketahui sudah lama bergulir.

Beberapa seniman dan budayawan Trenggalek pernah mengusulkan pendirian balai budaya yang sekaligus berfungsi sebagai museum.

Usulan disambut baik oleh pemerintah daerah, namun belum bisa direalisasi lantaran kendala anggaran.

Sunyoto mengungkapkan pemerintah daerah belum mampu membiayai pembangunan museum secara mandiri. Peluang akan terbuka jika ada sinergi dengan pemerintah pusat.

“Kalau lewat APBD kabupaten tentu berat. Tapi kalau melalui APBN kemungkinan itu masih bisa diperjuangkan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, terhitung sejak era reformasi 1998, Kabupaten Trenggalek telah mengalami kepemimpinan 7 kali kepala daerah atau bupati.

Salah satunya adalah Bupati Emil Elestianto Dardak (2016-2019) yang kemudian terpilih sebagai Wakil Gubernur Jatim hingga sekarang.

Bupati Trenggalek saat ini adalah Moch Nur Arifin atau Mas Ipin dari PDIP yang pada Pilkada 2024 terpilih kembali.

Kabupaten Trenggalek yang merupakan Dapil VII Jawa Timur (Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Magetan Ngawi) juga memiliki 8 anggota DPR RI.

Salah satunya adalah Novita Hardini dari PDIP yang merupakan istri Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin.

Namun hingga kini Pemkab Trenggalek tidak mampu mewujudkan pembangunan museum daerah dengan dalih keterbatasan anggaran.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: AKBP Indra Ranudikartaarca durgabenda purbakalamuseummuseum Trenggalekpeninggalan purbakalatrenggalekTrenggalek tidak punya museum
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin melantik pejabat Pemkot Blitar

Wali Kota Blitar Berhentikan Priyo dari Sekda, Ini Daftar yang Dimutasi

Gus Fawait Pastikan Nasib PPPK Jember Aman hingga 2027, Gus Fawait: Kinerja Bagus, Lanjut!

Mbak Wali Saksikan Pelantikan Pengurus Gerkatin 2023–2028, Perkuat Komitmen Kota Inklusif

  • Lembaga donor Jerman Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) melihat TPA Klotok. Foto: humas pemkot kediri

    Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj. Sekda Kota Kediri Segera Diganti, Ditunjuk dari Pemkot Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Apa dengan Wawali Blitar Elim Tyu Samba? Absen di Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In