• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tren Upcycling Fashion, Perlawanan Terhadap Industri Fashion yang Merusak Lingkungan

ditulis oleh Editor
16 January 2025 09:00
Durasi baca: 2 menit
Tren Upcycling Fashion, Perlawanan Terhadap Industri Fashion yang Merusak Lingkungan. (foto ilustrasi/Pinterest)

Tren Upcycling Fashion, Perlawanan Terhadap Industri Fashion yang Merusak Lingkungan. (foto ilustrasi/Pinterest)

Bacaini.ID, KEDIRI – Tren ‘Upcycling fashion’ menjadi salah satu bentuk perlawanan terhadap tren fast fashion yang banyak dikritik pegiat lingkungan dan sosial.

Upcycling fashion merupakan tren mendaur ulang fashion lama menjadi barang baru yang lebih edgy.

Upcycling fashion bahkan telah memiliki runway-nya sendiri di pagelaran fashion dunia dengan brand yang tak kalah mentereng dari brand fashion kelas dunia.

Daur ulang fashion ini tidak hanya ramah lingkungan, ide-ide kreatif untuk menciptakan sesuatu dari kain bekas atau yang tak terpakai, dari aksesoris jadul atau bahan out of date, butuh ketrampilan dan kecerdasan tersendiri.

Dikutip dari Green Hive, berikut beberapa teknik upcycling fashion yang mungkin bisa menjadi inspirasi kita mendaur ulang fashion lama. 

Barang Baru

Menjadikan barang-barang fashion menjadi barang baru yang fungsinya berbeda sama sekali dari asalnya.

Misalnya mengubah celana jins jadi tote bag, sepatu jadi vas bunga, kancing baju jadi lukisan, denim jadi hiasan bunga dan lainnya. 

Tambal Sulam

Teknik ini paling banyak digunakan dalam industri upcycling fashion. Menggabungkan bahan-bahan baju lama untuk dijadikan baju atau barang baru yang lebih bernilai seni.

Upcycling fashion digemari karena biasanya lebih unik dan memiliki nilai seni tinggi.

Teknik tambal sulam ini bisa menggabungkan dua bahkan lebih barang lama menjadi barang baru yang cantik. 

Tie Dye

Teknik mewarnai bahan dengan diikat terlebih dahulu ini juga menjadi salah satu cara untuk mendaur ulang baju atau kain bekas yang tak lagi digunakan.

Ada banyak teknik tie dye untuk hasil motif yang beragam. Tie dye bisa digunakan untuk mempercantik baju-baju polos lama agar tetap terlihat baru dan menarik. 

Bordir dan Sablon

Bordir dan sablon menjadi pilihan lain untuk memberi sentuhan baru pada fashion hasil daur ulang.

Mempercantik dengan bordir maupun sablon saja akan membuat baju lama terlihat berbeda dan dapat digunakan kembali tanpa takut terlihat ketinggalan zaman. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: berita fashionfast fashionkerusakan lingkunganperlawanantren upcycling fashion
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kasus suami aniaya istri hingga tewas di Blitar

Makan Malam Jadi Pemicu, Istri di Blitar Tewas Dianiaya Suami

Rumah warga rusak akibat banjir dan cuaca ekstrem di Tulungagung Jawa Timur

Cuaca Ekstrem Menggila, Tulungagung Dihantam Banjir hingga Longsor, Rugi Rp600 Juta

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bacaan Doa Buka Puasa Nisfu Syaban 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In