• Login
Bacaini.id
Monday, February 23, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tren Partisipasi Pemilih Turun, KPU Gencarkan Sosialisasi

ditulis oleh
10 October 2020 10:19
Durasi baca: 2 menit
Komisioner KPU Kab. Kediri Eka Wisnu Wardana (tengah) di Redaksi Bacaini.id.

Komisioner KPU Kab. Kediri Eka Wisnu Wardana (tengah) di Redaksi Bacaini.id.

KEDIRI – Partisipasi pemilih dalam pilkada Kabupaten Kediri 2020 menjadi pekerjaan rumah Komisi Pemilihan Umum. Selain ancaman wabah Covid-19, tren partisipasi pemilih turun dari tahun ke tahun.

Komisioner Divisi Data dan Informasi KPU Kabupaten Kediri Eka Wisnu Wardhana mengatakan pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktor yang berpotensi mengancam partisipasi pemilih pada November 2020 mendatang. “Itu faktor alam di luar kuasa penyelenggara pemilu,” kata Eka Wisnu saat berdiskusi di kantor redaksi Bacaini.id pekan ini.

Menurut Wisnu, tingkat kesulitan penyelenggaran pilkada secara teknis lebih tinggi dalam situasi pandemi. Demikian pula kandidat peserta pilkada.

Dia mencontohkan, pembatasan 60 orang dalam pertemuan tatap muka antara kandidat dengan masyarakat menyulitkan proses sosialisasi. Dengan jangkauan maksimal 4-6 kali melakukan kegiatan tatap muka setiap hari, kandidat hanya akan mampu menjangkau 800 ribu calon pemilih selama masa kampanye. Sementara jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Kediri lebih dari 1,2 juta orang.

KPU sendiri telah berusaha menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Kediri untuk melakukan sosialisasi. Utamanya kawasan yang tak bisa dijangkau kandidat karena keterbatasan aturan.

Wisnu juga membeberkan data statistik tingkat partisipasi pemilih dalam pilkada Kabupaten Kediri yang cenderung turun. Penurunan ini diikuti dengan makin berkurangnya jumlah peserta pilkada yang menjadi salah satu parameter partisipasi publik di bidang politik.

Meski demikian, KPU tetap berusaha memaksimalkan sosialisasi untuk menjaring partisipasi pemilih lebih besar. KPU mentargetkan jumlah pemilih tahun ini sebesar 75 persen dari daftar pemilih tetap. “Minimal sama dengan pilkada yang lalu (60,59 persen),” kata Wisnu.

Selain ancaman pandemi, jumlah peserta pilkada diperkirakan turut mempengaruhi animo masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Fenomena calon tunggal yang tak memberi alternatif pilihan bagi masyarakat membutuhkan upaya lebih dari kandidat untuk ke TPS.

Sementara itu Pemimpin Redaksi Bacaini.id Afnan Subagio mengatakan peran media dalam memberitakan proses pilkada turut mempengaruhi partisipasi publik. “Pemberitaan yang tidak partisan akan meyakinkan publik untuk menggunakan hak politiknya,” kata Afnan.

Di tengah banjirnya informasi tentang pilkada di media sosial, peran media massa menjadi penting sebagai rujukan yang kredibel. Apalagi media sosial menjadi salah satu sarana kampanye dan propaganda kandidat yang dinilai efektif menjangkau masyarakat.

Afnan mengajak pelaku media di Kediri untuk mengawal pelaksanaan pilkada melalui pemberitaan yang independen dan tidak memihak. (HTW)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: KPU Kabupaten Kedirimas dhitopilkadapilkada kabupaten kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Buya Yahya menjelaskan 9 hal yang membatalkan puasa menurut Mazhab Syafi’i

Penjelasan Buya Yahya: 9 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Mazhab Syafi’i, Termasuk Infus dan Suntikan?

Soedjono Hoemardani, dukun politik Soeharto era Orde Baru yang berperan dalam lobi Jepang dan kebijakan ekonomi nasional

Dukun Politik Orde Baru: Peran Soedjono Hoemardani sebagai Pembisik Soeharto dan Arsitek Lobi Jepang

Menkeu Purbaya saat menyampaikan sikap tegas kepada penerima beasiswa LPDP. Foto: tangkapan layar

Menkeu Purbaya Blacklist Penerima Beasiswa LPDP dan Minta Pengembalian Dana Pendidikan

  • Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah saat refleksi satu tahun pemerintahan

    Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun di Balik Penggeledahan Toko Emas Semar Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Efek Narkoba yang Picu AKBP Didik Kuncoro Lakukan Penyimpangan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In