• Login
Bacaini.id
Friday, May 8, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tinggi Badan Pria Ternyata Jadi Indikator Kemakmuran Negara, Ini Penjelasannya

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
22 February 2025 10:14
Durasi baca: 2 menit
Tinggi Badan Pria Ternyata Jadi Indikator Kemakmuran Negara, Ini Penjelasannya (foto ilustrasi/freepik)

Tinggi Badan Pria Ternyata Jadi Indikator Kemakmuran Negara, Ini Penjelasannya (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Sebuah penelitian internasional membuktikan bahwa semakin makmur sebuah negara maka kaum prianya akan jadi lebih tinggi dan berat.

Coba bandingkan fisik orang-orang Jepang pada masa perang dunia pertama dan kedua dengan masa kekinian. Juga orang-orang Korea Selatan.

Perubahan fisik kaum pria diketahui memiliki prosentase dua kali lipat ketimbang perubahan fisik pada perempuan.

Penelitian yang telah dipublikasikan di Biology Letters dan diulas oleh Science Alert dilakukan dengan menganalisa data 135.645 orang.

Sebanyak 46 persen di antaranya adalah laki-laki yang tersebar di 62 negara dengan data yang dikumpulkan pada tahun 2003.

Data ini ditambah dengan statistik dari Wikipedia dan data historis Inggris sejak tahun 1900.

Untuk membantu memperjelas penelitian tersebut, orang-orang yang diklasifikasikan sebagai orang yang mengalami obesitas tidak disertakan dalam penelitian.

Perbedaan fisik antara laki-laki dan perempuan terlihat jelas. Begitu pun dengan hubungan antara peningkatan kesejahteraan dan tinggi badan serta berat badan.

Analisis lintas negara yang dilakukan oleh tim peneliti menunjukkan bahwa, ketika kondisi sosial dan ekologi suatu negara membaik, tinggi dan berat badan masyarakat ikut meningkat.

Peningkatan ini terjadi lebih dari dua kali lipat pada pria dibandingkan wanita.

Hal ini mengakibatkan perbedaan fisik karena faktor gender, menjadi semakin terlihat.

Penelitian ini mendukung temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa perempuan heteroseksual umumnya menyukai laki-laki yang lebih tinggi dan lebih gemuk.

Sementara laki-laki heteroseksual lebih menyukai pasangan yang lebih kecil dan lebih langsing.

Penelitian ini juga memperkuat hubungan antara kekayaan dan kesehatan suatu negara yang diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Lingkungan hidup dan kualitas hidup memiliki pengaruh penting terhadap tubuh manusia.

Fakta bahwa efek kualitas hidup lebih nyata terjadi pada pria menunjukkan bahwa tubuh pria mungkin lebih sensitif terhadap kondisi kehidupan.

Bagi perempuan, lingkungan tampaknya mempunyai pengaruh yang lebih kecil terhadap fisik mereka.

Para peneliti berpendapat bahwa hasil penelitian ini menunjukkan tinggi badan laki-laki bisa jadi indikator untuk mengukur kesehatan dan kesejahteraan suatu populasi.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: jepangkemakmuran negaratinggi badan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Audiensi ALMAS PUMA dengan Pemkab Trenggalek terkait Camat Pule

Camat Pule Trenggalek Dipaksa WFH, Pemkab Tunggu Rekomendasi Mutasi dari BKN

Tampilan aplikasi Friendster terbaru di iPhone dengan konsep media sosial anti algoritma dan desain minimalis

Friendster Kembali Hadir, Media Sosial Anti Algoritma yang Bikin Anak Warnet Nostalgia

Ratusan anggota PSHT Kabupaten Blitar menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Blitar dengan mengenakan pakaian hitam dan membawa poster tuntutan

PSHT Kabupaten Blitar Gelar Aksi Damai, Desak Pemda dan Polisi Tertibkan Kelompok Ilegal

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In