Bacaini.ID, JOMBANG – Dua jasad perempuan yang ditemukan di area eks asrama Polri Desa Rejoagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang Jawa Timur diduga warga Kabupaten Nganjuk.
Petugas menemukan indikasi kecocokan dengan laporan hilangnya 2 warga Nganjuk, yakni perempuan berinisial SY (36) dengan anaknya yang masih berumur 5 tahun.
“Dari olah TKP dan penemuan sepeda motor kita temukan yang diduga suami korban, ” ujar AKP Dimas Robin Kasat Reskrim Polres Jombang di RSUD Jombang Kamis (26/2/2026).
Baca Juga:
- Dua Mayat Terbakar di Eks Asrama Polisi Jombang, Polisi Temukan Botol Diduga BBM
- Pesan Suara “Tak Kuat Lagi” Jadi Petunjuk, Pensiunan Polisi di Blitar Ditemukan Tewas Tergantung
- Pensiunan Polisi di Blitar Tewas Tergantung di Gudang Rumah, Diduga Ada Masalah Keluarga
Sebelumnya kepolisian Polres Nganjuk menerima laporan seorang laki-laki yang mengaku kehilangan istri dan anak. Sudah 2 hari keduanya tidak ada kabar.
Kemudian dengan adanya peristiwa penemuan dua jasad dalam keadaan terbakar di area bekas asrama Polri di Jombang, pelapor mengklaim mengenal sepeda motor yang ditemukan di lokasi kejadian.
Sepeda motor Yamaha Vega nopol AG 5053 WO itu dikatakan yang dipakai istrinya sebelum kemudian dilaporkannya hilang. Menanggapi pengakuan itu polisi masih menunggu hasil tim forensik.
Sebab sidik jari kedua jenazah diketahui dalam kondisi rusak, sehingga tidak bisa dikenali lagi. “Masih menunggu hasil forensik karena alat sidik jari tidak bisa membaca,” jelasnya.
Seperti diberitakan, kedua jasad yang ditemukan di area bekas asrama Polri di Jombang itu diduga ibu dan anak. Di sekujur jasad terdapat luka bakar, lebam dan dalam keadaan telanjang.
Dari olah TKP polisi menemukan sebuah sepeda motor dan botol yang diduga bekas berisi bahan bakar minyak (BBM).
Penulis: Syailendra
Editor: Solichan Arif





