Bacaini.id, MALANG – Warga Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang perempuan. Tak hanya mayat, di dalam rumah yang sama juga ditemukan kerangka manusia.
Diduga, mayat perempuan itu sudah tewas sejak enam hari sebelum ditemukan pada Kamis, 4 Agustus 2022. Sementara, kerangka tulang manusia yang juga ditemukan pada saat olah TKP diperkirakan sudah meninggal sejak lama karena sudah dalam kondisi mengering.
Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat membenarkan temuan mayat dan kerangka manusia itu. Untuk mayat perempuan telah berhasil diidentifikasi sebagai Rokani (72) pemilik rumah. Dia disebutkan memiliki gangguan kejiwaan dan tidak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar.
Sementara untuk kerangka manusia yang ditemukan, diduga kuat merupakan anak laki-lakinya yang bernama Suprapto. Dia juga sudah tidak pernah terlihat dalam kurun waktu sekitar sembilan bulan terakhir.
”Dari hasil forensik, kerangka manusia itu milik seorang laki-laki berusia sekitar 40 tahun. Ada kain yang masih melekat pada kerangka tersebut dan juga diduga kuat merupakan baju yang dipakai anak laki-laki dari mayat perempuan itu,” ungkap AKBP Ferli, Kamis, 4 Agustus 2022.
Keberadaan mayat di dalam rumah itu diketahui pertama kali saat salah seorang warga yang melintas mencium aroma tidak sedap sejak beberapa hari terakhir. Bau yang semakin menyengat, warga sekitar sepakat untuk mendobrak pintu rumah.
Benar saja, setelah pintu rumah berhasil dibuka secara paksa, warga menemukan mayat Rokani sudah membusuk di dalam kamar. Usai mengevakuasi mayat Rokani, warga berinisiatif untuk membersihkan isi rumah yang berantakan.
Saat itulah, warga menemukan kerangka manusia yang sudah tersebar. Ada yang dibungkus selimut, celana dan juga kardus mie instan. Namun demikian, hasil identifikasi forensik, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dari keduanya.
“Diduga penyebab tewasnya mayat perempuan dan juga kerangka manusia itu karena sakit. Saat ini jenazah dan kerangka yang ditemukan sudah dikuburkan atas izin keluarga,” pungkasnya.
Penulis: A.Ulul
Editor: Novira