• Login
Bacaini.id
Saturday, March 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Takjil Sehat untuk Kolesterol Tinggi, Pilihan Aman Berbuka Puasa Tanpa Khawatir Lemak

Penderita kolesterol tetap bisa menikmati takjil saat berbuka puasa dengan memilih menu rendah lemak, tinggi serat, dan tidak berlebihan gula

ditulis oleh Editor
6 March 2026 20:49
Durasi baca: 5 menit
Takjil sehat berupa buah segar, kurma, dan smoothie untuk penderita kolesterol tinggi saat berbuka puasa

Pilihan takjil sehat seperti buah segar, kurma, dan smoothie dapat membantu penderita kolesterol tinggi tetap aman menikmati menu berbuka puasa (foto AI/Bacaini.id)

Bacaini.ID, KEDIRI – Takjil menjadi bagian yang tak terpisahkan dari tradisi berbuka puasa di Indonesia. Mulai dari gorengan, kolak, hingga minuman manis sering jadi pilihan utama saat adzan Magrib tiba. Namun bagi penderita kolesterol tinggi, memilih takjil tidak bisa sembarangan.

Beberapa jenis makanan yang lazim dijadikan takjil justru tinggi lemak jenuh dan gula, yang berpotensi memperburuk kadar kolesterol dalam darah. Karenanya, penting bagi penderita kolesterol untuk memilih menu berbuka yang lebih sehat tanpa harus meninggalkan tradisi menikmati takjil.

Organisasi kesehatan seperti American Heart Association (AHA) menyarankan penderita kolesterol tinggi untuk membatasi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans, serta memperbanyak asupan serat, buah, dan makanan rendah lemak. Prinsip ini juga berlaku ketika memilih menu berbuka puasa.

Baca Juga:

  • Ini Takjil Sehat Ramah Gula Darah, Pengidap Diabetes Perlu Mencoba
  • Fakta Takjil Air Kelapa untuk Buka Puasa: Kaya Elektrolit, Bantu Rehidrasi dan Aman bagi Penderita Diabetes

Alasan Takjil Bisa Berisiko bagi Penderita Kolesterol

Banyak takjil populer di Indonesia dibuat dengan cara digoreng atau menggunakan santan kental dan gula dalam jumlah besar. Kombinasi ini dapat meningkatkan asupan lemak jenuh dan kalori.

Konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL atau yang sering disebut ‘kolesterol jahat’. LDL yang tinggi berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke.

Gorengan seperti bakwan, tahu isi, dan pisang goreng juga sering digoreng dengan minyak yang digunakan berulang kali. Proses ini dapat menghasilkan lemak trans yang berbahaya bagi kesehatan jantung.

Karena itu, penderita kolesterol disarankan memilih takjil yang lebih ringan, rendah lemak, dan kaya serat.

Pilihan Takjil yang Aman untuk Penderita Kolesterol

Berikut beberapa pilihan takjil yang relatif lebih aman dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi jika disiapkan dengan cara yang tepat.

• Buah Segar

Buah segar merupakan pilihan takjil paling sederhana sekaligus sehat. Buah mengandung serat, vitamin, serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Beberapa buah yang baik untuk membantu menjaga kadar kolesterol antara lain: apel, pir, pepaya, jeruk dan alpukat.

Serat larut dalam buah, seperti pektin pada apel dan pir, diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Selain dimakan langsung, buah juga dapat disajikan dalam bentuk salad buah tanpa tambahan mayones tinggi lemak.

• Kurma

Kurma sering menjadi pilihan utama saat berbuka puasa. Selain mengikuti sunnah Nabi, kurma juga memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik.

Menurut data USDA FoodData Central, kurma mengandung serat, kalium, serta antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Serat dalam kurma dapat membantu mengontrol kadar kolesterol jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Namun karena kandungan gulanya cukup tinggi, konsumsi kurma sebaiknya dibatasi sekitar 2–3 butir saat berbuka.

• Sup Buah Tanpa Sirup Berlebihan

Sup buah bisa menjadi alternatif takjil yang menyegarkan, terutama saat cuaca panas. Agar tetap sehat untuk penderita kolesterol, sebaiknya sup buah dibuat tanpa sirup berlebihan dan tanpa susu kental manis.

Sebagai gantinya, gunakan air kelapa muda atau yogurt rendah lemak sebagai kuah. Kombinasi ini memberikan rasa segar sekaligus menambah nutrisi tanpa meningkatkan kadar lemak jenuh secara signifikan.

• Kolak dengan Santan Rendah Lemak

Kolak pisang atau kolak ubi merupakan takjil tradisional yang populer selama Ramadan. Namun santan kental yang digunakan sering kali mengandung lemak jenuh cukup tinggi.

Sebagai alternatif, santan dapat diganti dengan: santan encer, susu rendah lemak, susu nabati seperti susu almond atau oat. Selain itu, jumlah gula juga sebaiknya dikurangi agar lebih ramah bagi kesehatan metabolik.

• Kacang Rebus

Kacang-kacangan seperti kacang tanah rebus atau kacang hijau merupakan sumber protein nabati dan serat yang baik.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. Kandungan lemak dalam kacang sebagian besar merupakan lemak tak jenuh yang lebih sehat untuk jantung.

Namun tetap perhatikan porsinya karena kacang juga mengandung kalori yang cukup tinggi.

• Smoothie Buah Tanpa Gula Tambahan

Smoothie dapat menjadi pilihan takjil sehat jika dibuat dari bahan alami. Campuran buah seperti pisang, stroberi, atau mangga dapat diblender bersama yogurt rendah lemak atau susu nabati.

Hindari menambahkan gula, sirup, atau krimer manis yang dapat meningkatkan kalori dan kadar gula dalam minuman. Smoothie juga dapat membantu tubuh kembali terhidrasi setelah seharian berpuasa.

Takjil yang Sebaiknya Dibatasi Bagi Penderita Kolesterol

Selain mengetahui makanan yang aman, penderita kolesterol juga perlu mengenali takjil yang sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering. Berikut beberapa di antaranya.

• Gorengan seperti bakwan, tahu isi, tempe mendoan

• Martabak manis atau terang bulan

• Kolak dengan santan sangat kental

• Minuman tinggi gula seperti sirup pekat atau es campur dengan susu kental manis

Makanan tersebut biasanya tinggi kalori, gula, dan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Agar kadar kolesterol tetap terkontrol selama Ramadan, beberapa tips berikut dapat diterapkan saat memilih takjil:

• Utamakan makanan ringan yang mudah dicerna seperti buah atau kurma sebelum mengonsumsi makanan utama.

• Batasi makanan yang digoreng dan pilih metode memasak yang lebih sehat seperti direbus, dikukus, atau dipanggang.

• Perhatikan ukuran porsi. Meskipun makanan sehat, konsumsi berlebihan tetap dapat meningkatkan asupan kalori.

• Imbangi takjil dengan menu makan malam yang seimbang, termasuk sayur, protein tanpa lemak, dan karbohidrat kompleks.

Menurut berbagai rekomendasi kesehatan jantung, pola makan yang seimbang selama Ramadan tetap penting untuk menjaga kadar kolesterol dan kesehatan metabolik secara keseluruhan.

Memilih takjil yang sehat menjadi langkah awal untuk menjaga keseimbangan nutrisi selama Ramadan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kolesterol tinggi.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: takjil sehat untuk kolesterol
Via: takjil sehat
Tags: kolesterol tinggimakanan berbuka puasamenu takjil sehattakjil sehattips kesehatan ramadan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Takjil sehat berupa buah segar, kurma, dan smoothie untuk penderita kolesterol tinggi saat berbuka puasa

Takjil Sehat untuk Kolesterol Tinggi, Pilihan Aman Berbuka Puasa Tanpa Khawatir Lemak

Mbak Wali Bantu Tebus Ijazah Pelajar dari Sekolah

Santri Ponpes Sholawat Darut Taubah Jombang diduga keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis MBG

Puluhan Santri di Jombang Tumbang Usai Santap Menu MBG, 31 Dilarikan ke Rumah Sakit

  • Review Xiaomi 17 & Xiaomi 17 Ultra, Flagship Bertenaga dengan Kamera Leica

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanpa Wawali Blitar, Mas Ibin ‘Pamer’ 70 Prestasi di Refleksi 1 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In