• Login
Bacaini.id
Friday, May 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tak Sesuai Timbangan, Menko PMK Minta Beras Bantuan Ditimbang Ulang

ditulis oleh
19 September 2020 20:56
Durasi baca: 2 menit
Menko PMK Muhadjir Effendy saat melihat ketersediaan beras di Gudang Bulog Kediri. Foto: Novira

Menko PMK Muhadjir Effendy saat melihat ketersediaan beras di Gudang Bulog Kediri. Foto: Novira

KEDIRI – Menteri Koordinator Pembangungan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy berkunjung ke Gudang Bulog Paron Kantor Cabang Kediri, Sabtu (19/9/2020). Kedatangan Muhadjir untuk memastikan pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) berjalan sesuai ketentuan.

“Tugas saya sebagai Menko melakukan Koordinasi Sinkronisasi dan Pengendalian (KSP) di lapangan,” kata Muhadjir kepada wartawan. Ia memastikan ketersediaan beras di Bulog Kediri sudah terpenuhi.

Ada empat pemantauan yang dilakukan Muhadjir dalam kunjungan ini, yakni ketersediaan beras, kualitas beras, bobot beras dan distribusi.

Untuk kualitas beras, sesuai kesepakatan dan arahan Presiden, bantuan beras yang dibagikan adalah beras dengan kualitas medium. Muhadjir meminta kepada Bulog untuk tidak asal-asalan dalam melakukan pengadaan beras.

“Jangan yang asal-asalan, beras yang diterima sesuai ketentuan adalah beras dengan kualitas medium, layak dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Sedangkan untuk bobot beras yang dibagikan adalah 15k g per bulan untuk setiap keluarga penerima bantuan. Pemberian ini dilakukan selama tiga bulan. Muhadjir menegaskan bobot beras harus benar-benar sesuai.

Dalam pemantauan yang dilakukan, Muhadjir juga meminta dilakukan penimbangan beras. Bahkan ketika terdapat karung beras yang bobotnya tidak memenuhi, ia meminta untuk dibongkar, dipenuhi dan ditimbang ulang. “Jangan sampai kurang sedikitpun, kalau lebih malah bagus,” ujarnya sambil tertawa.

Setelah memastikan kualitas dan kuantitasnya terpenuhi, pengawasan berikutnya adalah distribusi. Menurut Muhadjir, proses ini sangat penting untuk memastikan diterima oleh masyarakat penerima. “Istilahnya harus ter-deliver. Beda lho dikirim dan disampaikan. Harus cermat. Jadi disini tugas transporter tidak hanya sekedar mengirim,” tegas Muhadjir.

Muhadjir juga mengatakan jika terjadi kemungkinan defisit beras di daerah, akan menjadi tanggung jawab Bulog. “Kalaupun ada Bulog harus mencari dan mendapat stok dari gudang lain,” ujar Muhadjir sebelum meninggalkan gudang.

Acara siang tadi juga dihadiri perwakilan keluarga penerima bantuan PKH. Salah satunya adalah Erna Susiati, warga desa Tugurejo. Ibu enam anak ini mengatakan dirinya mewakili 33 keluarga penerima PKH lainnya. “Alhamdulillah tadi saya sendiri sudah menerima langsung dua karung untuk dua bulan. Anggota saya ada 33 di dusun. Kalau di Tugurejo ya, banyak,” kata Erna kepada Bacaini. (Novira)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bulog kediriMenko PMKPKH
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi telur yang disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan menjaga kesehatan otak

Rutin Konsumsi Telur Disebut Turunkan Risiko Alzheimer hingga 27%

Satgas Etik UNU Blitar menangani kasus dugaan pelecehan seksual dosen terhadap mahasiswi

Dosen UNU Blitar Diduga Lecehkan 15 Mahasiswi, Terancam Pidana

Suasana Desa Kalachi di Kazakhstan yang pernah mengalami wabah tidur misterius akibat dugaan gas beracun dari bekas tambang uranium

Wabah Tidur Misterius di Desa Kalachi Kazakhstan, Ratusan Warga Tertidur Berhari-hari

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In