Bacaini.ID, KEDIRI – Sebuah studi baru yang dipublikasikan situs web iScience mengungkap makna “senyum” lumba-lumba.
Perilaku lumba-lumba yang sering membuka mulut, baik saat berada di dalam air maupun di permukaan, tercapture seperti sebuah senyum gembira.
Penelitian Elisabetta Palagi dari Universitas Pisa, Italia, menganalisa perilaku sebanyak 22 lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus), di mana 11 lumba-lumba berasal dari Zoomarine Roma dan 11 lagi dari Planète Sauvage, Perancis bagian barat.
Para peneliti menemukan mamalia laut ini hampir selalu “tersenyum” ketika berada di hadapan teman bermainnya, dan 33 persen senyuman bersambut senyum serupa.
Senyum menunjukkan adanya pola komunikasi di antara lumba-lumba.
Para peneliti berhipotesis bahwa dengan “tersenyum” satu sama lain, lumba-lumba dapat menghentikan miskomunikasi ketika permainan berpotensi jadi perkelahian.
Ekspresi senyum yang ditunjukkan oleh lumba-lumba tercatat lebih dari 90 persen dilakukan ketika mereka bermain antara lumba-lumba dan sisanya terjadi saat interaksi antara lumba-lumba dan manusia.
Seperti halnya manusia yang sering memakai senyum untuk meredam kesalahpahaman, begitu juga lumba-lumba memakai taktik “senyum” untuk hal yang sama.
Perilaku lumba-lumba yang dikenal sebagai binatang pintar dan perasa ini oleh para ilmuwan dianggap hampir sama dengan perilaku simpanse yang kerap mirip dengan perilaku manusia.
Dalam penelitian yang lebih panjang, lumba-lumba betina bahkan dinilai berperilaku sama seperti manusia ketika berkomunikasi dengan anak-anaknya.
Induk lumba-lumba menggunakan suara siulan dengan nada yang lebih tinggi apabila berkomunikasi dengan anak-anaknya. Perilaku ini sama dengan budaya manusia yang memiliki bahasa komunikasi tersendiri apabila berinteraksi dengan anak-anak.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif