• Login
Bacaini.id
Thursday, May 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Songkok Unik dari Bambu Banyak Diminati Pelanggan Hingga Luar Pulau

ditulis oleh Editor
11 January 2022 21:53
Durasi baca: 2 menit
Imam Suhadi menunjukkan songkok dari bambu tali yang dibuatnya. Foto: Bacaini/Novira

Imam Suhadi menunjukkan songkok dari bambu tali yang dibuatnya. Foto: Bacaini/Novira

Bacaini.id, KEDIRI – Limbah bambu tidak hanya bisa digunakan untuk membuat kerajinan tangan biasa. Bambu tali ternyata bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat songkok yang unik dan berkualitas.

Menganyam bambu tali menjadi songkok yang unik dilakukan oleh Imam Suhadi. Perajin asal Desa Kanigoro, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri menghasilkan kerajinan yang banyak diminati pelanggan dari sejumlah kota di Jawa Timur bahkan hingga luar pulau.

Keterampilannya itu sudah diasah sejak sekian lama. Bahkan untuk bisa menghasilkan songkok yang bagus Imam sempat belajar di beberapa daerah di Indonesia.

“Ilmu awalnya saya dapat saat di Banyuwangi tahun 2007 lalu. Setelah itu saya juga pernah belajar di Probolinggo dan juga di Bali sampai tahun 2019,” kata Imam kepada Bacaini.id, Selasa, 11 Januari 2022.

Menurutnya, saat itu di Kediri belum banyak perajin dari bahan bambu, sehingga dia mencoba mengembangkan keterampilan dan usahanya di kampung halamannya ini  Dia memilih bambu tali sebagai bahan baku karena bambu ini merupakan jenis bambu yang paling bagus dibandingkan dengan jenis bambu yang lain.

“Untuk membuat anyaman, bambu tali lebih mudah dilipat sehingga tidak mudah putus, kualitas hasilnya juga lebih bagus,” ujarnya.

Dalam sehari, Imam mampu membuat 4 sampai 5 buah songkok yang dijual seharga 45 ribu rupiah per biji. Selain dijual di rumah, pemasaran hasil karyanya juga dilakukan secara online melalui media sosial. Pelanggannya pun sudah banyak, mulai dari sejumlah kota besar di Jawa Timur hingga Jakarta dan bahkan tembus sampai ke Kota Medan.

“Satu bulan paling banyak sekitar 4 kodi yang terjual,” imbuhnya.

Imam menjelaskan cara membuat songkok dimulai dari membelah bambu menjadi lembaran-lembaran yang kemudian dianyam sesuai motif yang diinginkan. Selanjutnya lembaran anyaman bambu di potong sesuai pola songkok.

Setelah pola jadi, proses berikutnya meyatukan bagian-bagian songkok menggunkan lem khusus dan diakhiri dengan melapisi songkok dengan pernis kayu.

“Selama di Kediri yang paling sulit itu cari pewarna yang bagus, masih jarang bisa didapat di sini,” kata Imam.

Selain songkok, ayah tiga anak ini juga memproduksi aneka kerajinan dari bambu. Seperti besek hantaran, rantang, tempat snack, hingga kap lampu dengan kisaran harga mulai 20 sampai 150 ribu rupiah dengan omset mencapai 2 juta rupiah.

Penulis: Novira Kharisma

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Suasana Desa Kalachi di Kazakhstan yang pernah mengalami wabah tidur misterius akibat dugaan gas beracun dari bekas tambang uranium

Wabah Tidur Misterius di Desa Kalachi Kazakhstan, Ratusan Warga Tertidur Berhari-hari

Ilustrasi guru kecewa setelah direndahkan murid yang menawarkan uang Rp1 juta demi membeli kunci jawaban ujian

Viral Murid Tawar Guru Rp1 Juta untuk Kunci Jawaban, Penyebab Remaja Tidak Sopan Terungkap

Petugas memeriksa lokasi kebakaran toko di Desa Bandung Kecamatan Diwek Jombang yang diduga akibat lemparan bom molotov

Bom Molotov Diduga Penyebab Kebakaran Toko di Jombang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UNU Blitar Nonaktifkan Dosen Terduga Pelecehan Seksual, 15 Mahasiswi Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In