• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 6, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sering Ancam Pengendara, Pengemis di Tulungagung Dirazia

ditulis oleh Editor
16 March 2023 18:06
Durasi baca: 2 menit
Manusia silver yang terjaring razia petugas gabungan. Foto: Bacaini/Setiawan

Manusia silver yang terjaring razia petugas gabungan. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Sering mengancam pengguna jalan, petugas gabungan melakukan razia terhadap pengemis di Tulungagung, Kamis, 16 Maret 2023. Mirisnya, beberapa pengemis yang diamankan karena dianggap meresahkan ini ternyata berasal dari luar daerah Tulungagung.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Tulungagung, Agung Setyo Widodo mengatakan, razia gabungan dilakukan atas aduan masyarakat akan adanya pengemis yang memaksa meminta uang kepada pengguna jalan. Bahkan jika tidak diberi, pengemis itu akan marah-marah.

“Razia ini dilakukan untuk menghilangkan kegiatan pengemisan di Tulungagung. Hal itu sesuai dengan Perda Trantibum Nomor 7 Tahun 2012, dengan harapan dapat menciptakan kondisi yang kondusif,” kata Agung kepada Bacaini.id, Kamis, 16 Maret 2023.

Agung menyebutkan, razia pengemis dilakukan di lima titik simpang empat di Tulungagung yang memang menjadi langganan praktik pengemisan. Ada sembilan orang terjaring razia, mulai dari pengamen, manusia silver dan ada juga yang sekedar membersihkan kaca mobil pengendara.

Pengemis yang terjaring razia kemudian digiring ke shelter Dinsos Tulungagung. Di sana baru diketahui jika beberapa pengemis itu berasal dari luar Tulungagung. Berdasarkan data, mereka merupakan orang baru yang sebelumnya belum pernah terjaring razia.

“Lokasi mereka mengemis juga menetap atau tidak berpindah-pindah. Ketika saya tanya, rata-rata mereka baru saja mengemis. Jadi ada yang masih dapat Rp15 ribu ada juga yang Rp25 ribu,” terangnya.

Lebih lanjut, Agung mengimbau agar pengguna jalan tidak memberikan uang kepada pengemis. Hal itu bertujuan agar tidak ada lagi praktik pengemisan di Tulungagung yang bahkan sampai meresahkan masyarakat, khususnya pengguna jalan.

“Jika memang ingin memberikan uang, berilah ditempat yang tepat. Seperti panti asuhan atau di kotak infak,” imbaunya.

Pejabat Fungsional Pekerja Sosial, Dinas Sosial Tulungagung, Heru menambahkan, para pengemis ini akan diinapkan selama satu hari di shelter. Mereka akan diberikan pemahaman terkait larangan praktik pengemisan.

“Nanti mereka juga akan diminta untuk menandatangani (surat pernyataan) bahwa tidak akan melakukan kegiatan pengemisan kembali di Tulungagung,” kata Heru.

Disinggung langkah apa yang akan diambil oleh Dinsos, Heru tidak bisa berkomentar banyak. Hanya saja menurutnya, mengarahkan mereka melakukan pelatihan kerja untuk juga sulit karena minimnya tempat yang bersedia menampung.

“Mereka juga ada yang tidak mau melakukan pelatihan kerja,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: razia pengemisRazia Satpol PP Tulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kekerasan kepada anak. Foto: istimewa

Tips Memilih Daycare yang Aman untuk Anak

Ilustrasi suasana Kediri di malam hari.

Kediri, Kopi dan Malam yang Tak Lagi Sepi

Dua warga Kediri pasangan suami istri siri pelaku pembuat konten porno.

Pasutri Menjual Konten Porno: Ironi Digitalisasi dan Tekanan Ekonomi di Kediri

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In