• Login
Bacaini.id
Sunday, February 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sejarah Brawijaya, Tokoh Yang Jadi Nama Stadion Kediri

ditulis oleh Editor
31 May 2022 18:47
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.id, KEDIRI – Nama Brawijaya cukup terkenal di Indonesia, terutama di wilayah Jawa Timur. Nama itu dipakai sebagai identitas jalan, museum, poerguruan tinggi, hingga stadion olah raga.

Di Kota Malang terdapat nama jalan dan bangunan yang menggunakan nama Brawijaya. Selain Jalan Brawijaya, terdapat Museum Brawijaya dan Universitas Brawijaya. Sementara di Kota Kediri terdapat Stadion Brawijaya yang menjadi kebanggaan Persik mania. Kesatuan TNI AD di Jawa Timur dan Madura juga memiliki nama Kodam V Brawijaya.

Dalam buku Babad Tanah Jawi, Brawijaya disebut sebagai raja pertama dan juga pendiri Kerajaan Majapahit. Nama Brawijaya merupakan kepanjangan dari Wijaya, sementara sebutan ‘Bhra’ arti literalnya adalah sinar yang pada zaman itu digunakan sebagai sebutan Raja (Muljana, 2012:1).

Raden Wijaya atau Brawijaya adalah menantu Prabu Kartanegara dari Kerajaan Singhasari. Saat kerajaan ayahnya runtuh oleh serangan Jayakatwang dari Kediri pada tahun 1292, Brawijaya berhasil melarikan diri ke Madura dan mendapat perlindungan dari Bupati Madura, Arya Wiraraja.

Bersama Arya Wiraraja, keduanya bersekongkol untuk menjatuhkan Jayakatwang sebagai Raja Kediri. Atas saran Arya Wiraraja, Brawijaya bersama pasukannya menyusup ke Daha, Ibu Kota Kerajaan Kediri dengan berpura-pura menyerah. Tanpa curiga, Raden Wijaya atau Brawijaya diangkat sebagai pejabat kerajaan dan mulai melancarkan strateginya.

Setelah sekian lama menjadi bawahan, Raden Wijaya menyampaikan usul kepada sang Raja untuk membuka Hutan Tarik dan membuka kampung baru yang akhirnya dinamai kampung Majapahit.

Untuk membuka Hutan Tarik, Raden Wijaya mendapat pasukan bantuan dari Madura yang dikirim Arya Wiraraja. Hutan rimba yang disebut sebagai Terang Wulan itu selanjutnya berubah menjadi Trowulan yang kemudian menjadi Ibu Kota Majapahit.

Seiring berjalannya waktu, dengan kecerdikan Raden Wijaya dan Arya Wiraraja, mereka menambah pasukan dari Mongol yang dipimpin Kubilai Khan untuk menaklukan Jayakatwang. Setelah Jayakatwang jatuh dan terbunuh dalam pertempuran, Raden Wijaya mulai memerintah Majapahit pada tahun 1293.

Kerajaan Majapahit menjadi Kemaharajaan besar dalam sejarah Nusantara. Kerajaan bercorak Hindu-Buddha runtuh pada 1527 Masehi. Majapahit melahirkan nama pemimpin besar, mulai dari Raden Wijaya, Hayam Wuruk hingga Raja Brawijaya V.

Penulis: Novira Kharisma

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kediri persikStadion Brawijaya
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Polisi Blitar bagi cokelat kepada pengendara saat Valentine

Bikin Kaget! Dikira Razia, Pengendara di Kota Blitar Justru Dapat Cokelat dari Polisi

Wisatawan snorkeling menikmati air jernih di sekitar Pulau Gili Ketapang

Liburan 2 Hari di Probolinggo, Dari Laut Biru Gili Ketapang ke Sunrise Gunung Bromo

41 dapur mbg milik yasika

Benarkah Program MBG Bermanfaat untuk Rakyat? Ini Faktanya

  • Bupati Trenggalek melepas 9 pemuda yang akan belajar Pertahanan dan AI di Korea Selatan

    Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In