Bacaini.ID, KEDIRI – Rylan Henry Pribadi, cucu dari pengusaha sekaligus pendiri Napan Group, Henry Pribadi dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami insiden saat bermain ski di kawasan wisata populer Niseko, Hokkaido, Jepang, pada 7 Januari 2026.
Menurut laporan sejumlah media, kecelakaan tersebut terjadi ketika Rylan sedang meluncur di salah satu lintasan ski di area perbatasan antara Niseko Tokyu Grand Hirafu dan Hanazono Ski Resort. Dalam situasi yang masih dalam penyelidikan, leher remaja berusia 17 tahun ini diduga tersangkut tali pembatas lintasan (boundary rope), dan menyebabkan cedera fatal yang merenggut nyawanya di tempat.
Kabar duka ini pertama kali mengemuka melalui unggahan para tokoh publik. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Peter F. Gontha, turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya sang cucu pengusaha nasional itu.
Ucapan serupa datang dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang menyampaikan simpati dan doa untuk keluarga yang ditinggalkan.
Rylan, yang merupakan siswa Brisbane Grammar School, Australia, dikenal sebagai remaja berbakat dan aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk olahraga sepak bola. Sekolahnya turut mengenang dirinya sebagai siswa ramah, disukai banyak teman, dan sangat berdedikasi pada komunitas sekolahnya.
Hingga saat ini, keluarga belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
Penulis: Hari Tri Wasono





