• Login
Bacaini.id
Thursday, February 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Renggang dengan NU Kekuasaan Bung Karno Rungkad

ditulis oleh Editor
1 July 2025 07:00
Durasi baca: 2 menit
Presiden Soekarno atau Bung karno yang pernah digoyang dengan politik uang

Presiden Soekarno mendapat gangguan kekuasaan dengan politik uang (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Hubungan Bung Karno dan Nahdlatul Ulama (NU) tidak baik-baik saja pasca peristiwa 30 September 1965.

NU yang sebelumnya selalu mesra, termasuk sukarela bergabung dalam koalisi Nasakom (Nasionalis Agama dan Komunis) memperlihatkan sikap menentang.

NU meminta Presiden Soekarno segera membubarkan PKI. PKI dianggap biang kerok kekisruhan situasi politik nasional.

Sementara Bung Karno masih mencari jalan keluar bagaimana situasi politik kembali kondusif. Permintaan NU tak juga direspon.

“Sebagai organisasi yang sangat konsisten anti komunis, maka NU terus melakukan kampanye di masyarakat untuk menolak segala bentuk ajaran Marxisme Leninisme,” demikian dikutip dari buku Benturan NU PKI 1948-1965.

Eskalasi gesekan NU dan PKI semakin meninggi. Terutama di Kediri, Blitar, Madiun, Bojonegoro, Banyuwangi, dan hampir seluruh daerah di Propinsi Jawa Tengah.

Bung Karno tidak ingin benturan NU dan PKI terus terjadi. Ketua Umum PBNU KH Idham Khalid dipanggil dan ditanya.

“Kenapa NU gontok-gontokan dengan PKI?,” tanya Bung Karno kepada Idham Khalid.

Idham Khalid membantah NU gontok-gontokan. NU sedang diserang PKI dan membalas. NU tidak akan menyerang selama tidak diserang.

“Kalau digontok dan dikasari maka NU akan bertindak kasar dan siap gontok-gontokan,” tegas Idham Khalid seperti dikutip dari Benturan NU PKI 1948-1965.

Bung Karno berharap NU memelopori kembalinya stabilitas nasional. Harapan itu disampaikan saat hadir di Harlah NU ke-40 di Jakarta (1966).

NU tidak keberatan. Namun syaratnya PKI harus dibubarkan. Sikap NU yang tidak bisa ditekuk itu membuat hubungan NU dan Bung Karno renggang.

NU yang merasa di atas angin tidak terlalu khawatir ‘berseteru’ dengan presiden.

Orang-orang NU menanggapi hubungan yang tidak baik-baik itu dengan berkelakar.

“Sukarno tanpa NO (Nahdlatul Oelama) akan menjadi Sukar. Bung Karno tanpa NO akan menjadi Bungkar,” demikian dikutip dari Benturan NU PKI 1948-1965.

Sukar dalam artian Soekarno akan menghadapi situasi yang sulit. Sedangkan Bungkar akan menghadapi situasi rungkad, porak-poranda.

Pada tahun 1967 atau sekitar 1-2 tahun masa renggang dengan NU, Presiden Soekarno lengser dari kekuasaanya dan digantikan Soeharto.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bung karnohubungan Soekarno NUNUPKIrungkadsoekarno
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Ziarah Kader PDIP Yogyakarta di Makam Bung Karno Kota Blitar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi agen KGB dan GRU beroperasi di Indonesia era Orde Baru dengan latar gedung pemerintahan dan militer

Sepak Terjang Agen Soviet di Orde Baru: KGB Menyusup ke Militer hingga MPR

Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan audiensi dari lima pengusaha nasional di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Ini Pembahasan Presiden Prabowo dengan Konglomerat Kakap

UNICEF

BEM UGM Surati UNICEF Usai Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT

  • Suasana sidang di Pengadilan Negeri Sleman saat majelis hakim membacakan vonis 8–10 tahun penjara kepada tujuh terdakwa kasus pengeroyokan terduga klitih

    Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In