Bacaini.id, TRENGGALEK – RUU Kesehatan Omnibus Law mendapat reaksi keras, terutama dari kalangan tenaga kesehatan. Sebagai wujud penolakan, sejumlah tenaga kesehatan menggelar aksi demo di depan Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek.
Sambil membentanngkan spanduk, massa aksi terus menyuarakan penolakan RUU Kesehatan Omnibus Law yang menjadi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2023 di depan gedung dewan.
Sekertaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Trenggalek dr. Kartikanuddin, mewakili aksi massa menyatakan penolakan RUU Kesehatan tersebut. Mereka menilai adanya kapitalisasi kesehatan karena dianggap mengorbankan hak kesehatan rakyat.
“Lebih dari mengorbankan hak kesehatan masyarakat, RUU ini berpotensi menyebabkan terjadinya pelemahan profesi dan penghilangan peran organisasi profesi,” seru Kartikanuddin dalam demo yang berlangsung hari ini, Senin, 28 November 2022.
Menurutnya, dalam demo penolakan RUU Kesehatan Omnibus Law ini melibatkan tujuh organisasi kesehatan. Disebutkannya mulai dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Trenggalek, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) cabang Trenggalek dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Trenggalek.
Perwakilan tenaga kesehatan juga hadir dari Ikatan Bidan Indonesia(IBI) cabang Trenggalek, Ikatan Apoteker Indonesia(IAI) cabang Trenggalek, Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) cabang Trenggalek dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia(PAFI) cabang Trenggalek.
“Tujuh organisasi kesehatan di Trenggalek yang masing-masing perwakilannya hadir di sini sepakat menolak RUU Kesehatan Omnibus Law,” imbuhnya.
Kehadiran massa aksi kemudian disambut oleh tuan rumah dengan mempersilahkan perwakilan massa aksi masuk ke dalam gedung dewan. Sekretaris IDI cabang Trenggalek itu mengaku, saat berada di dalam gedung, pihaknya menyampaikan aspirasi terkait kekhawatiran mereka jika RUU ini pada akhirnya disahkan menjadi Undang –Undang.
“Intinya kami khawatir RUU ini nantinya mengkebiri kewenangan organisasi profesi dalam membina dan mengawasi anggotanya. Hasil obrolan tadi, pihak DPRD menampung dan akan menyampaikan aspirasi kami ke DPR RI sekaligus Sekretariat Negara,” tandasnya.
Penulis: Aby
Editor: Novira
Comments 1