Bacaini.ID, JOMBANG – Usai berbuka puasa menu Makan Bergizi Gratis (MBG) puluhan santri Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah Desa Betek Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang Jawa Timur mengalami gejala keracunan.
Para santri diketahui menyantap nasi rawon dengan telur asin, kacang-kacangan serta buah pisang dan pir yang disediakan SPPG setempat. Tidak lama kemudian mereka mengeluh mual, muntah dan ada santri yang jatuh pingsan.
Baca Juga:
- ‘Tumbal’ MBG Kembali Berjatuhan, 24 Siswa SD di Tulungagung Keracunan Massal
- Puluhan Siswa SMPN 1 Boyolangu Tulungagung Keracunan MBG
AKBP Ardi Kurniawan Kapolres Jombang mengatakan petugas langsung bergerak ke lokasi begitu mendapat laporan dugaan keracunan. “Kita sudah ambil sampel makanan untuk di bawa laboratorium di Surabaya, ” ujar Kapolres Ardi Kurniawan Jumat (6/3/2026).
Gejala dugaan keracunan akibat menu MBG berlangsung cepat. Para santri langsung dievakuasi mobil ambulans desa guna mendapat penanganan medis. Kapolres Ardi mengatakan penyebab dugaan keracunan masih diselidiki.
“Untuk penyebabnya masih menunggu hasil lab dari sampel makanan yang sudah diamankan,” terangnya.
Azza Khoirun Nisa menuturkan dirinya belum sempat berbuka puasa saat insiden terjadi. Ia urung menyantap menu MBG karena melihat teman-temannya mengalami gejala keracunan dan bahkan ada yang pingsan.
“Usai makan beberapa menit langsung berjatuhan,” tuturnya.
Informasi yang dihimpun, dari 48 santri yang ada 31 di antaranya menjalani perawatan medis di PKU Muhamadiyah. Sejumlah santri kondisinya sudah berangsur membaik.
Penulis: Syailendra
Editor: Solichan Arif





