• Login
Bacaini.id
Monday, February 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Polisi Diminta Dalami Penyebab Kematian Siswa SMAN 1 Pare

ditulis oleh Redaksi
7 April 2025 19:34
Durasi baca: 2 menit
Rekonstruksi penganiayaan siswa SMAN 1 Pare di Mapolres Kediri. Foto: bacaini/AK Jatmiko

Rekonstruksi penganiayaan siswa SMAN 1 Pare di Mapolres Kediri. Foto: bacaini/AK Jatmiko

Bacaini.ID, KEDIRI – Kuasa hukum Rayyan, pelajar SMAN 1 Pare yang menjadi korban tewas pengeroyokan sekelompok remaja kecewa dengan penyelidikan polisi. Rekonstruksi yang dilakukan tidak menunjukkan secara jelas adegan pemukulan yang menyebabkan korban meninggal.

Dipa Kurniyantoro, kuasa hukum korban mengatakan rekonstruksi yang dilakukan Polres Kediri tidak menunjukkan secara jelas adegan pemukulan atau kekerasan yang menyebabkan luka parah di bagian kepala Rayyan.

“Padahal di rumah sakit, hasil rontgen menunjukkan adanya retakan di bagian belakang kepala. Tapi saat rekontruksi, korban hanya diperlihatkan jatuh dari motor dalam posisi tengkurap. Harus ada pembuktian lebih lanjut,” ujar Dipa kepada Bacaini.ID, Senin, 7 April 2025.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin, 24 Maret 2025 dini hari dan menyebabkan tiga pelajar menjadi korban. Rayyan meninggal dunia setelah dirawat intensif di RS SLG Kediri. Sementara dua rekannya, Zaki Amani dan Hendra Reza, mengalami luka-luka dan masih menjalani rawat jalan.

Polisi menangkap 14 remaja yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan. Siang tadi polisi melakukan rekonstruksi di halaman Mapolres Kediri. Dengan didampingi orang tua masing – masing dan penasehat hukum, para tersangka memperagakan 24 adegan.

Kanit PPA Satreskrim Polres Kediri, Ipda Hery Wiyono, mengatakan rekonstruksi ini mencakup momen awal pertemuan antara korban dan para terduga pelaku, hingga terjadinya pengeroyokan di Jalan Raya Pagu.

“Ini tadi ada 24 adegan diperagakan, diawali dari gesekan awal yang memicu keributan hingga korban Rayyan terjatuh dari motor,” jelas Ipda Hery.

Pengeroyokan diduga terjadi karena sekelompok remaja ini merasa diejek oleh korban saat berpapasan di Jalan Raya Ngasem menuju Pagu, sepulang dari kawasan wisata Simpang Lima Gumul (SLG). Ejekan tersebut memicu amarah hingga aksi kejar-kejaran, puncaknya pengeroyokan di Jalan Raya Pagu.

“Karena merasa ditantang dan diejek, kemudian terjadi pengejaran dan pengeroyokan yang berujung pada meninggalnya Rayyan,” imbuh Ipda Hery.

Penulis: A.K. Jatmiko
Editor: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: pengeroyokansman 1 pare
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ritual sakral Imlek Tuan Yuan Fan di meja bundar keluarga Tionghoa

Ritual Sakral Imlek yang Bikin Haru: Ada Kursi Kosong untuk Leluhur dan Ikan yang Tak Boleh Dihabiskan

Mahasiswa menuntut pembebasan aktivis yang ditangkap polisi. Foto: IG @mahasiswabergerak

Tiga Serikat Buruh Dukung Positioning Polri, Melawan Sejarah?!

Pantai Serang Blitar yang dikaitkan dengan laku spiritual Soeprijadi

Kebiasaan Ganjil Soeprijadi di Pantai Serang Blitar, Bertapa di Laut Selatan hingga Tantang Mitos Ratu Kidul

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In