• Login
Bacaini.id
Tuesday, January 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pertanian Organik Jadi Program Andalan Dhito

ditulis oleh
20 November 2020 17:18
Durasi baca: 2 menit
Dhito saat melakukan blusukan di Desa Sumberjo, Kandat (Foto: Bacaini.id/Karebet)

Dhito saat melakukan blusukan di Desa Sumberjo, Kandat (Foto: Bacaini.id/Karebet)

KEDIRI – Calon Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono melakukan blusukan ke Desa Sumberjo, Kecamatan Kandat. Disana, Dhito melakukan audiensi dengan para petani organik di desa setempat. Jumat, 20 Nopember 2020.

Dalam kegiatan tersebut, Dhito juga melakukan tanya jawab dengan petani. Selain itu dia juga menampung aspirasi para petani organik. “Beliau ini adalah penggiat pertanian organik sejak tiga tahun yang lalu. Tanahnya sekitar tiga hektar dan pupuknya sudah memakai organik,” jelas Dhito kepada bacaini.id, Jumat, 20 Nopember 2020.

Diapun memuji program organik yang telah dibuat oleh salah satu petani di desa setempat. Menurutnya penggabungan antara pertanian modern dan organik akan membawa pada keberhasilan. “Jenis pupuk yang buat adalah pupuk kandang, pengairannya beliau sudah modern, ini sangat bagus,” katanya.

Selain itu, kegiatan yang dilakukan hari ini adalah sebagai upaya pengumpulan warga yang mau untuk diajak menjalankan program desa tani organik miliknya. “Beliau-beliau ini adalah simpul-simpul, seperti ini yang akan saya kumpulkan untuk mensukseskan jalannya program desa tani organik,” ucapnya.

Sebelum blusukan, ia mengaku pesimis dengan programnya tersbut, karena ia menganggap akan sedikit sulit mencari penggiat-penggiat pertanian organik. Namun ternyata kenyataannya berbeda, banyak warga Kabupaten Kediri yang menginginkan pemberdayaan pertanian organik.

“Saya sempat salah memprediksi bahwa para petani di kediri ini tidak menginginkan pupuk organik. Tetapi ternyata banyak sekali simpul-simpul yang cukup antusias dengan program tani organik,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Mohammad Kamal Ghozi salah satu penggiat pertanian organik di Desa Sumberjo mengatakan, jika dibanding dengan penggunaan pupuk kimia, pertanian organik lebih menguntungkan. Karena buah dari pertanian oraganik dirasa lebih banyak.

“Biasanya untuk hasil pertama buah kalau memakai pupuk kimia bagus, setelah itu, menurun kualitasnya di buah kedua, tetapi untuk organik tidak, kita untuk panen kedua masih bagus hasilnya,” tutur Ghozi.

Sementara itu saat ditanyak terkait pupuk, di sawah miliknya memakai pupuk dari urin sapi, kotoran sapi, ayam dan kambing.

Pembuatannya dengan mencampur urine sapi kita taruh di drim besar setengah, dicampur air setengah, dan pemakaiannya satu pohon kita beri satu botol aqua dan dosisnya seminggu sekali. “Hasilnya, tak kalah dengan yang menggunakan pupuk kimia, saat saya tanyakan hasilnya lebih banyak punya saya,” pungkasnya.(Karebet)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Cabup Kediridhito
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In