• Login
Bacaini.id
Monday, February 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Perjalanan Kwik Kian Gie, Ekonom Berintegritas yang Telah Berpulang

ditulis oleh Redaksi
29 July 2025 20:00
Durasi baca: 2 menit
Almarhum Kwik Kian Gie. Foto: istimewa

Almarhum Kwik Kian Gie. Foto: istimewa

Bacaini.ID, JAKARTA – Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Ekonom senior dan tokoh nasional, Kwik Kian Gie, meninggal dunia pada Senin malam, 28 Juli 2025 pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, dalam usia 90 tahun.

Lahir pada 11 Januari 1935 di Juwana, Pati, Jawa Tengah, Kwik berasal dari keluarga pengusaha hasil bumi. Ia sempat kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1955, namun hanya bertahan enam bulan. Tahun 1956, Kwik melanjutkan studi ke Nederlandsche Economische Hogeschool Rotterdam (kini Erasmus Universiteit Rotterdam) dan lulus pada 1963.

Semasa kuliah di Belanda, Kwik juga berperan sebagai intelijen mahasiswa untuk mendukung perjuangan Indonesia dalam sengketa Irian Barat.

Kwik Kian Gie bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 1987, kemudian menjadi fungsionaris PDI Perjuangan. Kemampuannya di bidang ekonomi membuatnya dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) di era Presiden Abdurrahman Wahid (1999–2000). Ia juga sempat menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas di era Presiden Megawati Soekarnoputri (2001–2004).

Pada masa reformasi, Kwik juga dikenal sebagai pengkritik tajam kebijakan ekonomi, terutama yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.

Dedikasi Kwik Kian Gie tidak hanya di bidang politik, tetapi juga dunia pendidikan. Ia tercatat sebagai pendiri SMA Erlangga di Surabaya pada 1954. Selanjutnya bersama Prof. Panglaykim, ia mendirikan Institut Manajemen Prasetiya Mulya pada 1982. Pada 1987, Kwik Kian Gie kembali mendirikan Institut Bisnis Indonesia (IBI) yang kini dikenal sebagai Kwik Kian Gie School of Business.

Semasa hidupnya, Kwik Kian Gie telah menulis rubrik “Analisis Kwik Kian Gie” dan menerbitkan lebih dari 10 buku ekonomi, termasuk “Saya Bermimpi Menjadi Konglomerat” (1993).

Kwik wafat setelah menjalani perawatan selama dua bulan akibat gangguan pencernaan. Jenazah disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat, dengan karangan bunga dari berbagai tokoh nasional termasuk Sandiaga Uno dan AM Hendropriyono.

“Selamat jalan, Pak Kwik. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran,” tulis Sandiaga Uno.

Selamat jalan, Kwik Kian Gie. Warisan pemikiran dan perjuanganmu akan terus hidup dalam sejarah bangsa.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: ekonomkwik kian giePDIP
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pantai Serang Blitar yang dikaitkan dengan laku spiritual Soeprijadi

Kebiasaan Ganjil Soeprijadi di Pantai Serang Blitar, Bertapa di Laut Selatan hingga Tantang Mitos Ratu Kidul

Wali Kota London Sadiq Khan menyalakan lampu Ramadan di kawasan West End

London Sambut Ramadan 2026, 30 Ribu Lampu LED Hiasi West End

Polisi Blitar bagi cokelat kepada pengendara saat Valentine

Bikin Kaget! Dikira Razia, Pengendara di Kota Blitar Justru Dapat Cokelat dari Polisi

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In