Bacaini.ID, KUALA LUMPUR – Setelah 11 tahun jadi salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia, pemerintah Malaysia akhirnya kembali melakukan pencarian Airlines MH370.
Pesawat Malaysia Airlines MH370, Boeing 777 diketahui hilang dalam perjalanannya dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada tahun 2014.
Pesawat yang membawa 227 penumpang dan 12 awak dispekulasikan mengalami jatuh di Samudera Hindia bagian selatan.
Dikutip dari Reuters, Pemerintah Malaysia melalui Menteri Transportasi, Loke Siew Fook, pada Rabu 19 Maret 2025 menyatakan menyetujui syarat dan ketentuan perjanjian dengan firma eksplorasi Ocean Infinity.
Yakni melanjutkan pencarian puing-puing pesawat MH370 yang hilang.
Keputusan tersebut jadi awal dimulainya kembali operasi pencarian dasar laut di lokasi baru, yang diperkirakan mencakup 15.000 km persegi di Samudra Hindia bagian selatan.
Ocean Infinity akan menerima $70 juta atau lebih dari 1 miliar rupiah, jika puing-puing pesawat MH370 tersebut berhasil ditemukan.
Loke Siew Fook dalam pernyataannya mengatakan bahwa pemerintah Malaysia berkomitmen melanjutkan operasi pencarian dan memberikan kepastian bagi keluarga penumpang MH370.
Perjanjian pencarian puing pesawat tersebut telah disetujui sejak bulan Desember tahun kemarin.
Ocean Infinity diketahui telah melakukan pencarian MH370 yang berakhir pada tahun 2018. Mereka gagal dalam dua kali percobaan.
Pencarian oleh Ocean Infinity dilakukan setelah pencarian bawah air oleh Malaysia, Australia, dan China di wilayah seluas 120.000 km persegi di Samudra Hindia bagian selatan, tidak membuahkan hasil.
Pencarian kembali untuk menemukan puing MH370 yang penuh misteri ini dikabarkan akan berlangsung selama 18 bulan sesuai kontrak.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif