• Login
Bacaini.id
Saturday, January 31, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pemkot Kediri–BI Perkuat Sinergi Ekonomi, Gus Qowim Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

Sinergi pemerintah daerah dan Bank Indonesia dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah

ditulis oleh Editor
30 January 2026 21:10
Durasi baca: 3 menit
Wakil Wali Kota Kediri Gus Qowim mengikuti pemaparan Laporan Perekonomian Indonesia 2025 bersama Bank Indonesia Kediri secara daring

Sinergi jadi kunci. Pemkot Kediri bersama Bank Indonesia memperkuat ketangguhan ekonomi daerah, dari pengendalian inflasi hingga dorong UMKM naik kelas dan tembus pasar ekspor (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin atau Gus Qowim bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kediri Yayat Cadarajat mengikuti pemaparan Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 yang disampaikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo secara daring, Rabu, 28 Januari 2026.

LPI 2025 mengusung tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan.” Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional dan daerah.

Usai mengikuti kegiatan, Gus Qowim menyampaikan bahwa pesan utama dalam LPI 2025 adalah urgensi sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mewujudkan ekonomi yang tangguh dan mandiri.

Menurutnya, Pemerintah Kota Kediri telah dan akan terus melakukan berbagai langkah konkret untuk menjaga ketangguhan ekonomi, salah satunya melalui upaya pengendalian harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Selain itu, penguatan kemandirian di sektor pertanian juga terus dilakukan dengan memberikan bantuan alat dan mesin pertanian guna mendorong peningkatan produktivitas petani.

Di sektor UMKM, Gus Qowim menjelaskan bahwa Pemkot Kediri melakukan penataan secara adil agar pelaku usaha kecil dapat tumbuh dan berkembang. Penataan tersebut dibarengi dengan pendampingan intensif guna meningkatkan daya saing UMKM.

“Salah satunya melalui pembukaan sentra UMKM di Pasar Banjaran yang akan terus kami kembangkan. Harapannya, UMKM Kota Kediri bisa tumbuh maksimal, bahkan menembus pasar ekspor. Saat ini sudah ada beberapa UMKM yang berhasil melakukan ekspor,” ujarnya.

Ia menegaskan, penguatan UMKM akan menjadi pemicu lahirnya tarikan ekonomi baru. Keberadaan sentra UMKM diyakini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga dampak ekonomi dapat dirasakan langsung dan mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi daerah.

Untuk menjaga ketangguhan dan kemandirian ekonomi tersebut, Pemkot Kediri juga memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia, khususnya dalam pengendalian dan monitoring arus barang yang masuk ke Kota Kediri agar inflasi tetap terkendali.

“Jika inflasi terjaga, harga menjadi stabil. Masyarakat sebagai konsumen tidak terbebani, sementara pedagang dan pelaku UMKM tetap memperoleh keuntungan,” pungkas Gus Qowim.

Sementara itu, Kepala KPwBI Kediri Yayat Cadarajat menyampaikan bahwa prospek perekonomian di wilayah Kediri menunjukkan tren perbaikan. Hal tersebut tercermin dari sejumlah indikator ekonomi yang mulai membaik dibandingkan awal tahun sebelumnya.

“Beberapa indikator menunjukkan peningkatan, di antaranya Survei Konsumen yang mencerminkan meningkatnya keyakinan masyarakat, serta Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang juga menunjukkan perbaikan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil survei tersebut, Bank Indonesia optimistis kondisi perekonomian tahun ini akan lebih baik dibandingkan 2025. Namun demikian, Yayat menegaskan bahwa hasil survei tersebut masih berupa ekspektasi atau keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi ke depan.

“Ekspektasi yang meningkat harus diimbangi dengan realisasi program dan pembangunan yang nyata dari pemerintah daerah, baik Kota Kediri maupun Kabupaten Kediri. Jika tidak, kepercayaan masyarakat bisa kembali menurun,” ujarnya.

Ia juga menilai momentum awal tahun sangat krusial, terlebih Ramadan tahun ini datang lebih awal dan berpotensi mendorong aktivitas ekonomi serta konsumsi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk segera merealisasikan program-program pembangunan sejak awal tahun.

“Ketika kepercayaan masyarakat membaik dan diiringi program pemerintah yang berjalan sejak awal tahun, maka perbaikan ekonomi bisa dijaga secara berkelanjutan hingga akhir tahun,” tambahnya.

Yayat menegaskan, Bank Indonesia akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah melalui berbagai program pendukung, mulai dari penguatan UMKM, digitalisasi sistem pembayaran, pengendalian inflasi, hingga pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

“Seluruh program tersebut tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci,” tegasnya.

Melalui kolaborasi yang kuat antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah, Yayat berharap seluruh program pembangunan dan pengembangan ekonomi dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran KPwBI Kediri, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hery Purnomo, Kepala Disperdagin Mochammad Ridwan, Kepala DKPP Un Ahmad Nurdin, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Bambang Tri Lasmono, akademisi dari Universitas Syech Wasil dan UNISKA, serta Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Djauhari Luthfi. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: sinergi bi dan pemkot kediri
Via: pemkot kediri
Tags: bacaini.idbank indonesia kediriBI KediriKediripemkot kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Momen Mbak Wali Tebar Kebahagiaan di PAUD Thoyyiba

Gus Qowim Apresiasi Perkembangan KSPPS BMT NU Kota Kediri

Pemasangan erection girder proyek Tol Kediri–Tulungagung di Jalan Suparjan Mangun Wijaya Kota Kediri

Pemasangan Erection Girder Tol Kediri–Tulungagung Tutup Jalan Suparjan Mangun Wijaya

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir dan Longsor Terjang Watulimo Trenggalek, Jalan Raya Bandung–Prigi Putus Total

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Mbah Kirno Dikurung 20 Tahun di Ponorogo karena Ilmu Rawarontek, Polisi Ungkap Fakta ODGJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In