• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pemerasan Lewat Ulasan Google jadi Ancaman Baru Pelaku Usaha

Gubhida Korean BBQ menjadi korban pemerasan berkedok memberi ulasan buruk di Google. Aplikasi digital ini mulai menjadi celah tindak kejahatan dengan memanfaatkan netizen sebagai penekan.

ditulis oleh Redaksi
18 February 2026 15:17
Durasi baca: 3 menit
Promo menu di gubhida korean bbq. Foto: IG@gubhidakoreanbbq

Promo menu di gubhida korean bbq. Foto: IG@gubhidakoreanbbq

Bacaini.ID, KEDIRI – Gubhida Korean BBQ mengungkap dugaan pemerasan yang memanfaatkan fitur ulasan Google. Melalui unggahan Instagram Story resminya, restoran tersebut menampilkan sebuah ulasan bintang satu yang menuduh makanan basi dan kualitas buruk.

Tak lama setelah ulasan itu muncul, sebuah pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal masuk ke ponsel pihak restoran. Dalam percakapan tersebut, sang pengirim meminta sejumlah uang agar ulasan negatif itu dihapus. Jika permintaan tak dipenuhi, ia mengancam akan menambah lebih banyak ulasan buruk. Pelaku juga mengirimkan nomor dompet digital sebagai tujuan pembayaran.

Pihak Gubhida menegaskan bahwa identitas pengulas tidak pernah tercatat sebagai pelanggan. Mereka juga mengungkap bahwa kejadian serupa telah terjadi berulang kali dan berdampak langsung pada rating Google bisnis mereka. Restoran memilih untuk tidak memenuhi permintaan tersebut dan menekankan bahwa mereka tidak akan tunduk pada praktik pemerasan.

Fenomena ini membuka kembali diskusi soal risiko reputasi di era digital. Ulasan online yang seharusnya menjadi alat konsumen untuk memberikan penilaian jujur, kini juga bisa disalahgunakan sebagai alat pemerasan.

Food Vlogger Codeblu Pernah Dipolisikan

Kasus Gubhida bukanlah insiden tunggal. Pada 2025, food vlogger populer William Anderson alias Codeblu dilaporkan ke polisi setelah sebuah toko roti menuduhnya melakukan pemerasan pasca memberikan ulasan negatif. Manajemen Clairmont, toko roti yang menjadi korban, melaporkan bahwa Codeblu meminta uang ratusan juta agar ulasan negatif tersebut dihapus. Nominal yang disebut mencapai Rp350 juta.

Walaupun Codeblu membantah keras tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa angka itu hanyalah “penawaran kerja sama,” kasus itu tetap membuka perdebatan tentang etika influencer kuliner.

Kontroversi terkait ulasan berbayar dan dugaan pemerasan kemudian meluas. Gerakan boikot terhadap Codeblu karena dianggap tidak beretika dan merugikan pelaku usaha. Publik menilai sebagian reviewer memanfaatkan popularitas untuk menekan pemilik bisnis.

DPR dan Pemerintah Turut Angkat Suara

Fenomena pemerasan melalui ulasan digital akhirnya menarik perhatian regulator. Komisi VI DPR RI menilai maraknya konten review yang merugikan pelaku usaha sebagai akibat dari kurangnya langkah antisipasi pemerintah. Legislator Mufti Anam secara tegas menyebut kasus Codeblu sebagai contoh bagaimana celah hukum dimanfaatkan untuk pemerasan.

Kementerian Perdagangan pun mengingatkan bahwa food reviewer adalah konsumen yang terikat kewajiban beritikad baik dalam melakukan transaksi, sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Pelanggaran dapat berujung pada proses hukum.

Ancaman Baru bagi Bisnis di Era Ulasan Digital

Kasus-kasus seperti yang menimpa Gubhida menunjukkan bagaimana ulasan online dapat berubah menjadi alat pemerasan. Ancaman ini bukan hanya dilakukan oleh influencer berpengikut besar, tetapi juga oleh oknum anonim yang memanfaatkan sistem ulasan terbuka.

Bagi pelaku usaha, satu ulasan mungkin tampak sepele, tetapi akumulasinya dapat mengubah persepsi publik, menurunkan rating, dan mempengaruhi jumlah pelanggan.

Sementara bagi konsumen, fenomena ini merusak fungsi ulasan online sebagai sumber informasi yang objektif.

Apa yang Bisa Dilakukan?

Pelaku usaha

  • Mendokumentasikan setiap percakapan mencurigakan
  • Melaporkan pemerasan ke platform terkait dan aparat penegak hukum
  • Mengedukasi pelanggan melalui kanal resmi

Pemerintah dan platform digital

  • Membangun regulasi yang melindungi pelaku usaha dari ulasan curang
  • Memperketat verifikasi pengulas
  • Mengembangkan sistem pelacakan ulasan tidak wajar

Publik

  • Lebih kritis terhadap ulasan ekstrem
  • Mendukung pelaku usaha yang menjadi korban pemerasan digital

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: codebluefood blogergubhidakoreanbbqpemerasanulasan google
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Promo menu di gubhida korean bbq. Foto: IG@gubhidakoreanbbq

Pemerasan Lewat Ulasan Google jadi Ancaman Baru Pelaku Usaha

Ilustrasi rekayasa rekruitmen perangkat desa di Kab. Kediri. Foto: Bacaini/AI

Analisa Sidang Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri 2023

Ilustrasi sawit. Foto: istimewa

AS Buka Keran Impor Sawit Indonesia Tarif 0 Persen, Peta Perdagangan Global Bergeser

  • Gedung SDN Tlogo 2 Kanigoro yang masih digunakan 182 siswa

    Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In