Bacaini.id, BANGKALAN – Penyakit diare yang menyerang anak dan balita di Kabupaten Bangkalan semakin mengkhawatirkan. Dalam beberapa waktu terakhir pasien anak dan balita penderita diare di RSUD Syamrabu Bangkalan kian membeludak.
Tercatat pada awal bulan Januari ini sebanyak 48 pasien anak dan balita dirawat di rumah sakit akibat menderita penyakit yang sama. Salah satunya anak usia 8 tahun warga Kelurahan Bancaran, Bangkalan. Kondisi pasien semakin memburuk, tubuhnya lemas dan demam tinggi disertai diare. Karena itu orang tuanya segera membawanya berobat ke RSUD Bangkalan.
“Sebelum dibawa ke RS kondisinya lemas banget, saya sudah pasrah. Alhamdulilah setelah dirawat kondisinya semakin membaik,” kata Aminatus Solehah, orang tua balita, Kamis, 6 Januari 2022.
Dokter Shirley Ferlina, SpA yang menangani pasien mengatakan bahwa kondisi bocah 8 tahun tersebut memang sudah cukup parah saat baru masuk rumah sakit. Kondisi tubuhnya sangat lemas karena kekurangan cairan.
Menurutnya, penyakit diare yang menyerang anak dan balita jumlahya memang cukup banyak. Rata-rata para orang tua baru membawa anaknya ke rumah sakit ketika sudah mengalami dehidrasi atau kondisi tubuh kekurangan cairan.
Dokter Shirley berharap kepada masyarakat untuk terus menjaga kesehatan lingkungan dan menjaga pola makan anak, sehingga bisa meminimalisir potensi anak terserang penyakit diare.
“Banyak yang sudah sembuh dan sudah pulang, namun pasien yang sakit baru juga banyak,” imbuhnya.
Penulis: Rusdi
Editor: Novira Kharisma
Tonton video: