Bacaini.id, BANGKALAN – Meminum kopi sudah jadi gaya hidup masyarakat urban. Ini menjadikan coffee shop dan kafe selalu ramai dikunjungi anak muda Bangkalan belakangan ini.
Salah satu coffee shop yang menjadi favorit adalah Tanean Roma. Kedai kopi di Jalan RE Martadinata Mlajah Bangkalan ini memiliki desain rumah tradisional Madura. Konsepnya yang unik dan vintage menjadikan café ini tak pernah sepi pengunjung.
Ngopi di Tanean Roma benar-benar serasa di rumah. Pemilik café sengaja menempatkan meja, kursi, serta lampu hias gaya dulu untuk menambah kesan vintage tempat ini. Demikian pula tiang lampu penerangan yang dibuat dari bekas peralatan bajak sawah tradisional.
“Usaha ini tidak semata-mata bisnis. Saya ingin melanjutkan keinginan almarhum adik saya untuk membuat tongkrongan bersama teman-temannya,” terang Dodi Purmahadi, pemilik Tanean Roma kepada Bacaini.id, Kamis, 11 Agustus 2022.
Untuk memulai usahanya, Dodi memanfaatkan lahan di samping rumahnya yang kosong pada tahun 2020 lalu. Pembangunan itu dilakukan bersama adiknya, Yayan yang menjadi inisiator pendirian café. Sayang di tengah proses membangun, Yayan meninggal dunia karena sakit.
Sempat putus asa dengan kematian adiknya, Dodi melanjutkan kembali cita-cita untuk memiliki café. Ditambah dorongan keluarga dan temannya yang berharap impian itu terwujud. “Alhamdulillah cita-cita adik saya bisa terwujud,“ katanya.
Nongkrong di kafe Tanean Roma benar-benar nyaman. Selain arsitektur bangunan yang alami, menu yang dijual berciri khas Madura. Seperti Kopi Celleng (kopi hitam), susu jeih (susu jahe), Biddheng Rombuh (Wedang uwuh), dan camilan Dhu Geddheng (pisang goreng), Dhu Telah (ketela goreng), dan Bohong Kellah (singkong rebus).
Harga yang dibanderol juga relatif murah, mulai dari Rp8 ribu sampai Rp15 ribu untuk makanan dan minuman. Di sini kamu bisa memilih untuk ngopi di dalam ruangan (in door) atau di kebun belakang (out door).
Di malam hari, Tanean Roma terlihat lebih indah dengan penataan cahaya yang artistik. Cocok untuk spot selfie yang Instagramable. Kafe ini buka setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.
“Besok tanggal 13 Agustus kami bikin acara Ngamen Hasanah, semacam donasi untuk santunan. Kegiatan ini rutin dari dua tahun lalu. Untuk ngamen besok kami mengundang tretan Estoh Lana,” kata Dodi.
Tertarik nongkrong di sana?
Penulis: Rusdi
Editor: HTW
Tonton video: