• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Minim Bahan, Warga Trenggalek Sukses Bisnis Ecoprint

ditulis oleh Editor
4 August 2022 12:42
Durasi baca: 2 menit
Anik saat mengerjakan proses produksi kain ecoprint menggunakan daun. Foto: Bacaini/Aby

Anik saat mengerjakan proses produksi kain ecoprint menggunakan daun. Foto: Bacaini/Aby

Bacaini.id, TRENGGALEK – Di tangan Anik Mintorowati daunan dan bunga pun bisa digunakan untuk meraup pundi-pundi rupiah. Warga Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek ini manfaatkan daun dan bunga menjadi kerajinan ecoprint.

Bahan kerajinan berupa daun dan bunga itu cukup didapatkannya dari area sekitar rumahnya. Dengan teknik ecoprinting, perempuan berhijab itu mampu memproduksi kain ecoprint bernilai jual.

“Daun-daun di sekitaran rumah itu saya pakai untuk membuat motif dan warna yang unik dan otentik,” kata Anik kepada Bacaini.id, Kamis, 4 Agustus 2022.

Menurutnya, untuk membuat warna sesuai dengan pigmen, dia menggunakan daun secang untuk warna merah dan daun tegeran untuk warna kuning. Proses pemunculan warna, kata Anik, ditentukan oleh pigmen daun dan komposisi cairan kimia yang dipakai untuk merendam kain.

Anik menjelaskan bahwa jenis kain yang dipakai juga mempengaruhi kelis yang akan muncul dalam proses pewarnaan alami. Dalam hal ini ada beberapa warna yang lebih rumit untuk dimunculkan, salah satunya warna biru.

“Setelah melalui proses pewarnaan, kain diangin-anginkan untuk ‘mengunci’ warna. Proses untuk satu lembar kain dengan pewarnaan yang sempurna itu membutuhkan waktu sekitar satu pekan,” jelasnya.

Selain warna motif, Anik juga memanfaatkan pigmen daun untuk warna dasar kain. Dari bahan utama berupa kain putih polos, dedauan itu kemudian ditempelkan sesuai motif yang diinginkan untuk memunculkan motif dan warna baru. Selanjutnya kain digulung dan dikukus selama dua jam.

“Kira-kira sudah cukup semua, kain tersebut diangin-anginkan untuk proses oksidasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anik mengungkapkan kerajinan ecoprint buatannya dijual dalam bentuk kain dan produk jadi. Untuk kain, dia mematok harga antara Rp250 ribu hingga Rp1 juta per lembar, tergantung jenis kain yang dipakai.

“Produk paling bagus yang saya buat itu dari kain sutra super 56, saya jual paling murah Rp750 ribu. Selain kain saya juga jual baju, dompet, tas, baju, topi sama sepatu dengan teknik yang sama. Harganya mulai Rp300 sampai Rp400 ribu,” ujarnya berpromosi.

Penulis: Aby
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: ecoprinttrenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan audiensi dari lima pengusaha nasional di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Ini Pembahasan Presiden Prabowo dengan Konglomerat Kakap

UNICEF

BEM UGM Surati UNICEF Usai Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT

Pete makanan kampung dijual sebagai luxury ingredient di supermarket Eropa

Pete Makanan Kampung Jadi Luxury Ingredient di Eropa, Harganya Tembus Rp600 Ribu per Kg

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagu-lagu Romi Jahat: Jejak Kritik Sosial Sang Legenda Punk Indonesia yang Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In