• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Membaca Arah Pilkada Kota Blitar, PDIP Vs KIM Plus PKB Atau Paslon Tunggal?

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
18 July 2024 05:00
Durasi baca: 4 menit
Membaca Arah Pilkada Kota Blitar, PDIP Vs KIM Plus PKB Atau Paslon Tunggal?. (foto: Antara)

Membaca Arah Pilkada Kota Blitar, PDIP Vs KIM Plus PKB Atau Paslon Tunggal?. (foto: Antara)

Bacaini.ID – Koalisi Indonesia Maju (KIM) sukses mengantarkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memenangkan Pilpres 2024. KIM terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, PAN dan Demokrat serta 4 parpol non parlemen.

Wajar jika success story itu dispekulasikan banyak pihak bakal diperpanjang pada Pilkada serentak 2024: Diikuti oleh 37 provinsi dan 508 kabupaten dan kota se Indonesia.

Yang pertama, jarak waktu antara Pilpres dan Pilkada serentak tidak terpaut jauh. Kata pedagang cakue, belum lama dientas dari penggorengan, masih hangat.

Yang kedua, isyarat oposisi yang diperlihatkan PDI Perjuangan (PDIP) dari hari ke hari kian mengental. Pasca keok di Pilpres 2024, para elit politisi PDIP diketahui berubah offensif.

Berpijak dari itu, PDIP hampir pasti akan bertarung di Pilkada serentak, yakni ada maupun tidak ada sekutu. Siapapun jago yang diusung KIM, PDIP akan mengambil posisi diametral, berhadap-hadapan.

Terutama di daerah-daerah yang jadi prioritas, perlawanan akan berlangsung sengit. Salah satunya adalah Kota Blitar tempat di mana sang Proklamator Soekarno atau Bung Karno bermakam. Ada keharusan PDIP menang.

Apalagi dalam sejarahnya PDIP tidak pernah kalah dalam pertarungan Pilkada Kota Blitar. Mulai awal pasca reformasi, posisi Wali Kota Blitar diketahui tidak pernah bergeser dari kader banteng moncong putih.

Sebut saja Wali Kota Blitar Djarot Syaiful Hidayat yang menjabat dua periode, kemudian digantikan Muh Samanhudi Anwar, hingga yang terakhir ini, Santoso, semuanya dari PDIP.

Pendek kata, siapapun kandidatnya, parpol pemenang Pilkada Kota Blitar tetap PDIP. Tapi tunggu dulu. Itu kemarin-kemarin. Bagaimana dengan Pilkada 2024? Apakah peluang kemenangan PDIP masih sama?.

PDIP diketahui masih memenangi Pileg 2024, termasuk di Kota Blitar. Jumlah perolehan kursi PDIP di DPRD Kota Blitar masih yang terbanyak, yakni 8 kursi dan itu sudah memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon sendiri.

Tapi Pilkada bukan Pileg. Treatmen politik yang dipakai juga berbeda. Apalagi di atas kertas, PDIP Kota Blitar bisa dikatakan tengah mengalami krisis kader unggulan, terutama kader muda.

Kondisi yang sama juga terjadi di PDIP Kabupaten Blitar yang lebih banyak dikuasai politisi sepuh. Sementara pada sisi lain jumlah pemilih pemula, khususnya Gen Z dan milenial kian membesar.

Lepas dari plus minus dan kontroversialnya, realitasnya hingga kini belum ada kader PDIP di Kota Blitar yang sekaliber Muh Samanhudi Anwar. Samanhudi mampu buat terobosan pendidikan gratis yang telah jadi monumental.

Juga belum ada kader dengan kharisma, intelektual dan kemampuan retorika seperti Djarot Syaiful Hidayat. Pada Pilkada 2024 ini, realitasnya PDIP resmi mengulurkan surat tugas bacawali kepada Bambang Rianto alias Bambang Kawit.

Bambang memiliki rekam jejak pernah jadi anggota DPRD Kota Blitar dan kini masih menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur yang akhir-akhir ini diguncang perkara korupsi dana Pokir yang kembali bergulir.

Bambang dikenal sebagai pengusaha sukses yang memiliki reputasi petarung politik yang tidak mudah menyerah, meski pada Pileg 2024 gagal melaju ke senayan.

Kalau pantas disebut kelemahan, satu di antara titik lemah Bambang Kawit adalah rekam jejak politiknya yang meloncat-loncat, yakni dari Partai Hanura, PKB dan kemudian hijrah ke PDIP.

Kasak-kusuk yang berkembang di internal PDIP, meski sudah mengantongi KTA, masih banyak yang beranggapan Bambang Kawit bukan kader murni. Konon, ada nuansa kurang rela kalau dipercaya sebagai bacawali.

Hal Itu kenapa muncul skema pertama: jika perjalanan politik Bambang Kawit di Pilkada Kota Blitar berjalan mulus, yakni mendapat rekom PDIP, maka pasangannya wajib kader murni.   

Bila dinarasikan, PDIP yang mengusung Bambang Kawit, dengan atau tanpa PPP yang punya 3 kursi akan melawan KIM plus PKB. KIM yang berkoalisi dengan PKB diketahui memiliki total 14 kursi.

Perinciannya, Partai Gerindra 2 kursi, Golkar 3 kursi, PAN 3 kursi, Demokrat 1 kursi dan PKB 5 kursi. Di atas kertas dengan mengacu komposisi jumlah kursi, peluang kemenangan PDIP tidak cukup besar.

Melihat dinamika politik dan peluang yang ada, bukan hal mustahil PDIP akan menempuh skema kedua: PDIP berkoalisi dengan Gerindra, ditambah PPP melawan KIM (PAN, Golkar, Demokrat) plus PKB.

Informasi yang dihimpun, adanya skenario PDIP berkoalisi dengan Gerindra lantaran faktor makam Bung Karno. Faktor Bung Karno yang membuat Pilkada Kota Blitar 2024 mendapat perhatian dan perlakuan khusus.

Namun jika skema kedua masih belum cukup membuka peluang besar kemenangan untuk PDIP, maka dimungkinkan berlaku skema ketiga atau skema pamungkas: PDIP dan PPP berkoalisi dengan KIM plus PKB melawan bumbung kosong.

Artinya di Kota Blitar akan berlaku Pilkada paslon tunggal. Tentu saja pasangan calon yang diusung adalah paketan murni keinginan elit parpol di pusat yang dianggap mampu mengakomodir kepentingan bersama.

Jadi teringat Pilgub Jatim 2018, ketika PDIP secara mengejutkan memutuskan mengusung pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdullah Azwar Anas, yang dua-duanya berlatar sebagai santri nasionalis.

Meski dalam perjalanannya karena sesuatu hal, Azwar Anas kemudian diganti dengan Puti Guntur Soekarno.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bung karnoKIM Vs PDIPPilkada Kota BlitarPilkada Paslon Tunggal
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

Paus Leo menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf Vatikan atas keterlibatan historis Gereja Katolik dalam praktik perbudakan

Paus Leo Minta Maaf atas Perbudakan, Vatikan Akui Keterlibatan Historis Gereja Katolik

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In