• Login
Bacaini.id
Thursday, May 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Membaca Al Quran Dengan Lukisan Ala Ponpes La Raiba Hanifida

ditulis oleh
25 March 2023 07:44
Durasi baca: 2 menit
Lukman Hakim menunjukkan lukisan ayat Al Quran tentang perang. Foto:Bacaini/Syailendra

Lukman Hakim menunjukkan lukisan ayat Al Quran tentang perang. Foto:Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Memahami Al Quran bisa dilakukan dengan cara apapun. Termasuk melalui lukisan seni yang menggambarkan makna di setiap ayatnya.

Metode inilah yang sedang dirintis pengasuh Pondok Pesantren Al Qur’an La Raiba Hanifida di Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang. Alih-alih mengajak untuk mengaji (membaca), mereka membuat panduan memahami Al Quran melalui lukisan.

Lukisan berjenis kontemporer ini dibuat dengan bentuk tiga dimensi. Setiap lukisan menggambarkan makna satu ayat Al Quran yang dilengkapi ilustrasi.

Misalnya surah Al-Baqarah yang berarti sapi betina. Pelukis menuliskan dan menyusun ayat-ayat dari surah Al-Baqarah dalam bentuk kaligrafi. Selanjutnya dilengkapi pula gambar seekor sapi yang menjelaskan makna surah tersebut.

Demikian pula surah Al Sajadah, dimana pelukis membentuk ayat-ayat dari surah al-sajadah menyerupai orang yang tengah bersujud. “Semua simbol ini menjelaskan masing masing isi surat,” kata Khoirul Idawati, pengasuh Ponpes Al Qur’an La Raiba Hanifida kepada Bacaini.id, Sabtu, 25 Maret 2023.

Melukis ayat suci menurut Idawati bukan pekerjaan mudah. Pelukis harus memahami terlebih dulu bacaan dan makna dari setiap ayat yang hendak dilukis. Apalagi pekerjaan ini tidak dilakukannya sendiri, tetapi melibatkan tim pelukis dari Ponpes La Raiba Hanifida.

“Butuh kehati-hatian karena obyek lukisannya ayat kitab suci. Selain itu dituntut juga menciptakan lukisan yang indah agar enak dilihat,” jelas Idawati.

Selama lima tahun terakhir, tim pelukis ini sudah membuat lukisan dari setengah kitab suci Al Quran. Setiap lukisan yang hampir selesai ditashihkan dengan ahlinya untuk menjamin kebenarannya. Lukisan-lukisan itu dibuat di kanvas ukuran 2×3 meter dengan bahan cat anti luntur. Cukup besar untuk memenuhi ruangan.

Lantas berapa biaya yang telah dikeluarkan untuk membuat lukisan sebanyak dan sebesar itu? Idawati mengaku sudah menghabiskan milyaran rupiah. Meski demikian dia menganggap nilai itu tak sebanding dengan nilai Al Quran. “Nilai Al Qur’an lebih mulia,” jawabnya.

Melukis ayat suci dalam bentuk kaligrafi dan simbol cukup rumit. Lukman Hakim, salah satu tim pelukis mengaku baru bisa menyelesaikan satu ayat dalam tempo dua bulan. “Bukan sekedar indah, tapi harus benar menuliskan ayatnya,” kata Lukman.

Kelak jika seluruh lukisan itu sudah selesai, ponpes ini akan mendirikan museum lukisan Al Quran. Saat ini proses persiapannya sudah berjalan. Rencananya museum itu akan bernama Museum Asmaul Husna dan Al Quran.

Penulis: Syailendra
Editor: Hari Tri Wasono

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: al quranjombangkaligrafiponpes Al Qur’an La Raiba Hanifida
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Fenomena awan pelangi atau cloud iridescence terlihat berwarna-warni di langit wilayah Jabodetabek

Fenomena Awan Pelangi Viral, Ini Penjelasan Sains dan Maknanya dalam Primbon Jawa

lomba balap dayung perahu tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek

Lomba Balap Dayung Tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek Tarik Animo Wisatawan

Nelayan Pantai Prigi Trenggalek menyiapkan kapal di tengah kenaikan harga solar industri

Harga Solar Industri Naik, Nelayan Prigi Trenggalek Keluhkan Biaya Melaut Membengkak

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In