• Login
Bacaini.id
Monday, March 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Melihat Pabrik Oksigen Ciptaan Warga Kota Kediri

ditulis oleh
20 November 2020 14:29
Durasi baca: 2 menit
Kebun toga di Kelurahan Mojoroto Kediri. Foto: Humas

Kebun toga di Kelurahan Mojoroto Kediri. Foto: Humas

KEDIRI – Warga RW 1 Kelurahan Mojoroto kota Kediri memiliki sebuah taman tanaman obat seluas kurang lebih 200 meter persegi. Taman ini menjadi aset berharga untuk dikembangkan. Berawal dari taman itu pula, banyak prestasi yang diraih.

Taman ini dikelola oleh pemerintah desa dengan memberdayakan warga sekitar mulai dari menanam hingga merawat dan mengembangkannya. Meskipun berada di wilayah RW 1, seluruh warga kelurahan Mojoroto ikut berkontribusi dalam pemberdayaan taman ini.

Hingga sampai saat ini, taman yang ada sejak dua tahun yang lalu itu sudah memiliki 120 tanaman obat yang berguna bagi warga sekitar khususnya. Selain itu, pemberdayaan PKK setempat berhasil membuat beberapa olahan dari tanaman obat yang ada.

Mudakir, Ketua RW 1 mengatakan, saat ini tanaman yang sudah berhasil dikemas secara bagus adalah sirup yang terbuat dari bunga telang. Selain itu, saat ini taman ini sedang dalam proses kerjasama dengan produk jamu ternama untuk perlombaan tingkat nasional.

Selain taman di RW 1, setiap gang dan sudut rumah di Kelurahan Mojoroto juga tampak hijau. Hal itu atas inisiatif warga menanam aneka tanaman untuk oksigen gratis. Karena itulah, kelurahan Mojoroto memiliki beberapa penghargaan yang berasal dari adanya taman tersebut.

Penghargaan yang diperoleh antara lain Kampung Proklim 2020 Tingkat Utama Nasional, Kampung Bersemi Tingkat Provinsi tahun 2018, dan Juara 1 Hatinya PKK Tingkat Kota tahun 2019.

Menurut Achmad Koharudi selaku kepala desa, taman ini berada di lahan wakaf yang tidak terpakai. “Dua tahun lalu ini tanah wakaf yang terbengkalai, kami berdiskusi bersama agar tanah ini digunakan untuk hal yang bermanfaat,” jelasnnya.

Dari situlah warga kelurahan Mojoroto mulai menanam tanaman obat keluarga (Toga) di tanah wakaf itu. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah “oksigen gratis” dari tanaman yang ada.

Selama dua tahun ini, taman toga tersedia bebas untuk warga setempat yang membutuhkan. Bahkan jika ada produksi olahan yang dibuat dari tanaman di taman tersebut, nantinya akan dijual secara internal kepada warga kelurahan Mojoroto. “Biasanya di bagikan lewat grup RW, hasil penjualan juga untuk menambah uang kas desa,” kata Kades.

Taman di Kelurahan Mojoroto ini tidak haya ditumbuhi tanaman obat. Tidak jarang ada warga yang menyumbang bibit tanaman hias dan juga buah. (Novira Kharisma)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kota kediritanaman toga
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

sejarah hoodie di dunia

Hoodie yang Kamu Pakai ke Mana-mana, Ini Sejarah Panjangnya dari Pakaian Buruh

ilustrasi weton primbon jawa dan karakter kepemimpinan

Membaca Weton dan Gaya Kepemimpinan Politik

Sidang isbat Kementerian Agama penentuan Idul Fitri 2026

Pemerintah Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Lebaran Berpotensi Beda dengan Muhammadiyah

  • SPPG Blitar tidak memenuhi syarat sanitasi

    Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Lebaran Berpotensi Beda dengan Muhammadiyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In