• Login
Bacaini.id
Monday, May 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mantan Sopir, Warga Kediri Sukses Bisnis Mutiara

ditulis oleh Editor
2 January 2023 14:37
Durasi baca: 2 menit
Nike Hermawati, istri Hariyadi menunjukkan salah satu kalung mutiara DNN Pearl. Foto: Bacaini

Nike Hermawati, istri Hariyadi menunjukkan salah satu kalung mutiara DNN Pearl. Foto: Bacaini

Bacaini.id, KEDIRI – Seorang warga Desa Wonocatur, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri mampu meraup cuan puluhan juta rupiah dari bisnis mutiara. Pria itu adalah Hariyadi, seorang mantan sopir pribadi yang hidup dari gaji pas-pasan.

Kebutuhan hidup membuat Hariyadi nekad beralih profesi. Tak tanggung-tanggung dari profesi sebelumnya sebagai seorang sopir, dia banting setir menjadi perajin perhiasan, khususnya mutiara.

“Peminat mutiara dari dulu sampai sekarang masih banyak dan terus bertambah, termasuk di Kabupaten Kediri. Apalagi pada waktu tertentu seperti tahun baru dan lebaran,” kata Hariyadi ditemui Bacaini.id di rumah produksinya yang diberi nama DNN Pearl, Senin, 2 Januari 2023.

Menurutnya, seiring berkembangnya industri fashion dan perhiasan, mutiara menjadi aksesoris untuk mempercantik penampilan wanita masa kini. Dibantu Nike Hermawati, istri sekaligus partner seumur hidupnya, Hariyadi mengambil mutiara dari Lombok, Nusa Tenggara Timur.

Mutiara itu kemudian diolahnya menjadi berbagai perhiasan mulai dari cincin, gelang dan kalung. Meski demikian, ternyata, tidak semua mutiara dapat diolah menjadi perhiasan. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah usia mutiara itu sendiri.

“Paling bagus yang usianya diatas satu tahun, kalau dibawah itu kualitasnya jelek dan ketahun kalau sudah jadi perhiasan. Warnanya pudar, bentuknya menyusut, lapisannya mudah terkelupas bahkan bisa sampai pecah,” jelas Hariyadi.

Hariyadi mengungkapkan bahwa pemburu mutiara lebih banyak datang dari kalangan kolektor. Saat ini yang paling banyak diburu adalah mutiara hitam dengan harga mencapai Rp5.000.000-Rp7.500.000.

Sementara harga aksesoris mutiara, mulai dari cincin, gelang dan kalung di DNN Pearl yang dikelola Hariyadi bersama istrinya dibanderol harga mulai Rp150.000 sampai Rp5.000.000. “Harga mutiara ini tergantung dari warna, bentuk, ukuran ketebalan serta kemilaunya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, berdasarkan pengalaman pria yang sudah menggeluti perhiasan mutiara sejak tahun 2010, Hariyadi menyebutkan bahwa tren mutiara di Indonesia terbilang bagus. Hanya saja segmen pasarnya tertentu. Sementara persentase peminat mutiara di Kediri sekitar 40 persen.

“Permintaan mutiara selalu meningkat pada momen tertentu seperti tahun baru dan hari raya. Omzetnya bisa sampai 40 juta,” pungkasnya.

Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Salah satu KDMP di Jombang. Foto: bacaini/Syailendra

Belum Beroperasi, Sejumlah Karyawan KDKMP Mengundurkan Diri

Defi Sugiarto, peternak ayam petelur di Desa Ngulankulon, Pogalan, Trenggalek. Foto: bacaini/Aby

Harga Telur Turun Saat Pakan Naik, Peternak Ayam di Trenggalek Kelimpungan

Muh Samanhudi Anwar memberikan pernyataan akan mundur saat pelantikan Ketua KONI Kota Blitar di tengah polemik dana hibah olahraga dan konflik pemilihan KONI

Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teror Pocong Masuk Jawa Timur, Mengingatkan Publik pada Ninja hingga Kolor Ijo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In