• Login
  • Register
Bacaini.id
Thursday, January 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Lahan Cabai Petani di Jombang Diserang Jamur Patek

ditulis oleh Editor
12 January 2023 10:02
Durasi baca: 2 menit
Lahan Cabai Petani di Jombang Diserang Jamur Patek

Kondisi cabai akibat serangan patek. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini,id, JOMBANG – Saat harga cabai di pasar terus merangkak naik, tanaman cabai milik petani di Jombang malah terserang hama jamur patek. Alih-alih untung, hasil panen petani merosot drastis hingga sulit memenuhi permintaan pasar.

Kondisi ini mendera petani cabai di Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Jombang, Khoirul Hadi salah satunya. Akibat serangan jamur patek, hasil panen cabai di lahan miliknya turun drastis sampai 50 persen.

“Biasanya satu hektare lahan itu sekali panen bisa sampai lima kuintal cabai. Sekarang hanya dua kuintal, maksimal tiga kuintal, itu sudah mentok,” keluh Hadi kepada Bacaini.id, Kamis, 12 Januari 2023.

Menurut Hadi, setiap musim panen tiba, dia selalu mempekerjakan beberapa tetangga untuk membantu panen cabai di lahan miliknya. Namun kali ini, panen hanya cukup dilakukan dengan bantuan keluarganya saja.

Meski hasil panen turun, proses panen tetap menghabiskan waktu cukup lama. Butuh untuk memilah cabai berwarna merah, tidak rusak dan tentu saja layak jual diantara sebagian besar tanaman yang sudah berbuah.

“Kita pilih yang sudah merah dan kualitasnya bagus. Kita bawa pulang untuk ditimbang sebelum diambil tengkulak langganan,” ungkapnya.

Selain memanen cabai layak jual, cabai yang rusak juga dipetik dan dikumpulkan menjadi satu. Kerusakan cabai di lahan milik Hadi ini rata-rata akibat serangan jamur patek. Awalnya cabai tersebut menjadi busuk dan kemudian mengering.

“Jadi, setelah busuk terkena jamur, cabai ini akan cepat mengering dan sudah tidak bisa dipanen lagi,” terangnya.

Situasi yang tidak berpihak ini tidak hanya dialami oleh Hadi sendiri, melainkan juga petani lainnya. Untuk mengurangi dampak dari serangan hama ini mereka menyemprotkan sejumlah obat kimia, namun hingga sekarang hasilnya masih belum maksimal. Sementara saat ini harga cabai ditingkat petani sudah mencapai Rp40.000 per kilogram dan di pasaran dijual seharga Rp80.000 per kilogram.

Tingginya harga cabai di pasaran diprediksi masih akan terjadi selama serangan hama belum tertangani. Untuk itu, para petani berharap pemerintah bisa membantu menanggulangi serangan hama cabai. Mengingat, kondisi ini kerap terjadi ketika musim panen sehingga petani tidak bisa mendapat hasil maksimal, padahal harga di pasaran sedang bagus.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: harga cabai mahalpetani cabai di Jombang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Sempat Disabotase dan Dibakar, Kilang Minyak Balikpapan Akhirnya Diresmikan Presiden Prabowo

Sempat Disabotase dan Dibakar, Kilang Minyak Balikpapan Akhirnya Diresmikan Presiden Prabowo

Warga Wonodadi Blitar Protes Lokasi Gedung KDMP, Dinas: Kurang Sosialisasi

Warga Wonodadi Blitar Protes Lokasi Gedung KDMP, Dinas: Kurang Sosialisasi

Tips Atasi Rasa Canggung Bersama Keluarga Pasangan Saat Liburan Bareng

Long Weekend Isra Mikraj, Saatnya Healing dan Quality Time

mount paltry
Tekno & Sains

Mount Paltry Gunung Terkecil di Dunia Sukses Kecoh Netizen Internasional

Bacaini.ID, KEDIRI – Mount Paltry diklaim sebagai gunung terkecil di dunia. Lantaran tingginya hanya 7 cm, informasi beserta visual itu...

Baca ini..

Napi Lapas Blitar Diduga Dianiaya Hingga Koma

Kebanyakan Kuliner di Blitar yang Ramai Karena Murah, Bukan Enak, Itu Tak Diragukan

Lapas Blitar Blak-blakan Soal Penganiayaan Napi yang Berujung Kematian

Paradigma Realisme dalam Hubungan Internasional

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In