• Login
Bacaini.id
Sunday, February 22, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ki Hajar Dewantara Penyuka Nasgor, Ini Resep Maknyus di Hardiknas

ditulis oleh Editor
2 May 2025 12:41
Durasi baca: 2 menit
Ki Hajar Dewantara Penyuka Nasgor, Ini Resep Maknyus di Hardiknas (foto ilustrasi/Bacaini)

Ki Hajar Dewantara Penyuka Nasgor, Ini Resep Maknyus di Hardiknas (foto ilustrasi/Bacaini)

Bacaini.ID, KEDIRI – Penetapan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas tanggal 2 Mei diketahui merujuk pada hari kelahiran Ki Hajar Dewantara 2 Mei 1889.

Sebelum menjadi Menteri Pendidikan Pertama RI ia lebih dikenal sebagai aktivis pergerakan, jurnalis, kolumnis, peletak sekaligus perintis pendidikan nasional berbasis kebudayaan.

Pencetus semboyan Ing ngarso sung tulodho, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani yang hingga kini masih diucapkan di ruang-ruang kelas pendidikan.

Suwardi Suryaningrat yang kemudian lebih populer dengan Ki Hajar Dewantara adalah adik kandung Suryopranoto, Ketua SI Yogyakarta, tokoh buruh yang berjuluk si Raja Mogok.

Yang belum banyak diketahui adalah selera kuliner Ki Hajar Dewantara, yang merujuk dari berbagai sumber, ternyata begitu menggemari nasi goreng (nasgor).

Bagi Ki Hajar bukan hanya soal kepuasan lidah. “Nasi goreng jadi contoh penentuan sikap atas Timur dan Barat,” demikian dikutip dari buku Ki Hadjar Dewantara (1985) karya Darsiti Suratman.

“Bahan-bahan baru itu harus diolah atau dimasak agar menjadi makanan baru yang lezat rasanya serta menambah kesehatan rakyat dalam arti kultural”.

Ki Hajar Dewantara menganggap nasi goreng sebagai makanan khas penduduk Nusantara.

Bahkan selama di Belanda, ia dan pelajar Indonesia lainnya mewajibkan bersantap nasgor dan sengaja tidak selalu mengikuti tata cara kuliner Eropa yang bermenu aneh-aneh.

Intinya, secara kuliner dan kultural, nasi goreng yang familiar di kehidupan penduduk Nusantara jadi salah satu makanan pokok terpenting di Indonesia.

Dikutip dari buku 100 Maknyus Joglo Semar (Jogja, Solo dan Semarang) karya Bondan Winarno, Lidia Tanod dan Harry Nazarudin (2016), berikut resep nasi goreng babat.

Bahan-bahan

2 piring nasi putih, 100 gram babat, 6 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, 2 sendok makan kecap manis, 5 cabai merah keriting, garam dan lada secukupnya.

Proses Memasak   

Pertama-tama, rebus 100 gram babat dengan tambahkan sedikit garam. Rajang bawang merah sampai halus, cincang bawang putih dan haluskan cabai merah keriting.

Berikutnya panaskan minyak goreng, lalu tumis bawang merah, bawang putih dan cabai keriting sampai keluar aroma harum.

Masukkan babat, aduk rata. Bagi yang menyukai iso atau usus sapi, bisa juga ditambahkan.

Kemudian masukkan nasi, kecap manis, garam, lada, dan aduk hingga tercampur rata.

Jangan lupa mencicipi sebelum disajikan dengan telur mata sapi atau dadar. Lebih manyus bila ditambah emping melinjo atau kerupuk tapioka.

Selamat Hari Pendidikan Nasional!

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bondan winarnohardiknashari pendidikan nasionalki hajar dewantaramaknyusnasgornasi gorengperayaan Hardiknas
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Jairi Irawan saat sosialisasi di Kampung Cokelat Blitar menegaskan media bukan alat kekuasaan

Media Bukan Alat Kekuasaan! Jairi Irawan Tegaskan Pers Mitra Kritis DPRD Jatim

Tangkapan laayar IG @disbudpapora_kotakediri

Ketika Aksara Kuadrat Disangka Huruf Thailand

PT Freeport Indonesia. Foto: istimewa

Kepemilikan Saham Indonesia Atas PT Freeport Indonesia Naik 63 Persen

  • Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah saat refleksi satu tahun pemerintahan

    Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun di Balik Penggeledahan Toko Emas Semar Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In