• Login
Bacaini.id
Saturday, February 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kekerasan di Daycare Jadi Sorotan, Ini Indikator Balita Alami Kekerasan

ditulis oleh Editor
1 August 2024 14:03
Durasi baca: 3 menit
Perempuan di Trenggalek melaporkan mertuanya ke polisi atas dugaan penganiayaan

Kasus menantu polisikan mertua di Trenggalek masih dalam penyelidikan, mediasi dua kali belum membuahkan hasil (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Peristiwa kasus kekerasan seorang balita di daycare atau tempat penitipan anak, tengah viral di media sosial, dan berujung pada pelaporan pihak berwajib.

Yang bikin miris, daycare itu milik seorang influencer yang concern terhadap masalah parenting. Apalagi pelaku kekerasan diduga sang influencer itu sendiri dan jumlah korban diduga tidak hanya satu.

Saat ini pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan. Readers, menitipkan anak kepada orang lain jadi pilihan berat bagi orang tua, siapapun itu.

Namun, terkadang pilihan menitipkan anak harus diambil mengingat adanya kesibukan mencari nafkah buat keluarga. Tentu banyak pertimbangan buat orangtua dalam memilih tempat penitipan anak.

Orangtua harus tetap waspada sekaligus memastikan bahwa anak dalam lindungan yang aman dan nyaman.

Jangan remehkan insting orang tua terhadap anak. Berikut beberapa indikator yang bisa jadi warning bagi orang tua bahwa anak telah mengalami kekerasan fisik:

Memar atau Bekas Luka

Cek kondisi badan anak dengan teliti. Apabila anak memiliki memar atau luka selepas pulang dari tempat penitipan, mintalah penjelasan anak.

Sesuaikan keterangan dengan jenis luka atau memar anak. Luka karena kecelakaan pastinya berbeda dengan luka yang diakibatkan oleh kesengajaan. Misal anak terjatuh dan timbul luka, pastinya luka yang dihasilkan akan berbeda dengan misalnya, sundutan rokok atau cubitan.

Atau memar karena terantuk ujung meja, pastinya akan berbeda pula dengan memar karena dipukul. 

Perubahan Perilaku

Indikator terjadinya kekerasan fisik juga dapat dilihat dari perubahan perilaku anak. Menurut ahli, kekerasan berpengaruh kepada mental anak dan bisa menimbulkan perubahan sikap.

Khususnya pada balita yang belum bisa berkomunikasi dengan baik, biasanya perubahan perilaku ini berupa tangis atau menyakiti diri sendiri.

Jadi Readers, jangan anggap remeh ketika menjumpai anak menangis saat sampai di tempat penitipan. Apalagi jika tangisnya spesifik tertuju pada seseorang yang dilihatnya.

Biasanya orang yang membuat balita tidak nyaman, akan membuat anak menjadi gelisah.

Hal lain yang dilakukan anak jika merasa tidak nyaman biasanya adalah menyakiti diri sendiri. Seperti misalnya menarik-narik rambutnya sendiri atau memukul kepala.

Perubahan perilaku juga bisa berupa anak jadi pendiam atau terlihat ketakutan. Anak yang sehari-harinya aktif, bisa menjadi pasif dan tidak banyak beraktivitas. Hal ini juga bisa menjadi indikasi bahwa anak telah mengalami tindak kekerasan. 

Mempercayakan anak kepada orang lain untuk diasuh selama orang tua bekerja harus diimbangi dengan kepekaan orangtua kepada anak.

Terutama untuk anak-anak yang masih balita, di mana mereka belum bisa berkomunikasi dengan baik. Jangan remehkan perubahan anak sekecil apapun dan selalu pantau perilaku anak.

Tidak lupa pula jalin hubungan baik dengan pihak pengasuh anak agar jika terjadi sesuatu pada anak, mereka bisa lebih terbuka pada orang tua.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: daycarekekerasan anakkekerasan di daycarepenitipan anak
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tangkapan laayar IG @disbudpapora_kotakediri

Ketika Aksara Kuadrat Disangka Huruf Thailand

PT Freeport Indonesia. Foto: istimewa

Kepemilikan Saham Indonesia Atas PT Freeport Indonesia Naik 63 Persen

Presiden Prabowo Subianto menerima 12 pengusaha terbesar Amerika Serikat dalam pertemuan di Washington DC. Foto: BPMI Setpres

Manuver Presiden Prabowo Temui 12 Raksasa Bisnis AS

  • Ilustrasi penggeledahan toko emas oleh Bareskrim. Foto: bacaini/AI

    Jejak Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun di Balik Penggeledahan Toko Emas Semar Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Istri Kapolres Bima dan Seorang Polwan Positif Narkoba, Tidak Ditetapkan Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In