• Login
Bacaini.id
Monday, February 23, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kecanduan Drakor dan Dracin Bisa Menurunkan Fungsi Kognitif

Menurut Databoks, 51% publik Indonesia mengaku gemar menonton drakor secara rutin. Sementara dracin memiliki tren pertumbuhan yang pesat

ditulis oleh Editor
7 January 2026 16:49
Durasi baca: 4 menit
kecanduan drakor dan dracin

Bahaya ecanduan drakor dan dracin (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI — Drama Korea atau drakor lebih dulu ‘menginvasi’ dunia hiburan digital beberapa dekade belakangan. Disusul kemudian drama China (dracin) yang lebih memikat penonton dengan format mikrodrama, sehingga mudah diakses melalui ponsel.

Di Indonesia, dracin dan drakor menjadi pilar utama hiburan digital, dengan drakor masih memegang keunggulan dalam hal jumlah pemirsa setia, namun dracin tumbuh sangat pesat.

Menurut Databoks, 51% publik Indonesia mengaku gemar menonton drakor secara rutin. Sementara dracin memiliki tren pertumbuhan yang pesat, dan dilaporkan mulai mengejar popularitas drakor.

Dracin diprediksi melampaui drakor dalam beberapa tahun ke depan karena inovasi formatnya. Kecenderungan penonton yang menjadi ketagihan nonton drakor dan dracin, banyak mendapatkan perhatian para ahli.

Di China sendiri, pemerintah setempat menerapkan aturan ketat pada tema cerita dracin agar tidak membawa dampak buruk bagi perilaku sosial penontonnya. 

Baca Juga: Model Gamis Rompi Lepas Jadi Tren Baju Lebaran 2026

Dampak Kecanduan Nonton Drakor dan Dracin

Menurut Nature, yang dimaksud dengan kecanduan pada tontonan hiburan digital seperti drakor dan dracin adalah perilaku menonton kompulsif yang mulai mengganggu fungsi kehidupan sehari-hari, tanggung jawab, dan kesehatan mental seseorang. 

Salah satu gejala atau pola perilaku kecanduan ini adalah binge watching: maraton menonton, perilaku mengonsumsi konten video, seperti drakor atau dracin, secara terus-menerus dalam satu waktu, biasanya lebih dari dua episode sekaligus.

Mengutip Healthshot, penelitian mengenai dampak menonton drama berseri-seri ini menunjukkan beberapa hal.

• Manipulasi Sistem Dopamin

Saat menonton adegan yang sangat memuaskan atau penuh teka-teki, otak memproduksi dopamin, zat kimia yang menciptakan perasaan senang dan bahagia.

Otak akan merekam aktivitas ini sebagai ‘hadiah’, sehingga muncul keinginan kuat untuk mengulanginya terus-menerus. Inilah yang menyebabkan efek kecanduan, hingga sulit berhenti meskipun nonton berjam-jam.

• Penurunan Fungsi Kognitif dan Memori

Kebiasaan menonton berlebihan yang disertai kurang tidur dapat menyebabkan penurunan daya ingat dan dan gangguan konsentrasi.

• Perubahan Perilaku dan Menjadi ‘Halu’

Paparan terus-menerus terhadap karakter yang dianggap ideal dapat memicu fenomena ‘halu’ atau pengalaman imajiner. Menganggap diri sama dengan tokoh favorit dalam drama.

Otak mulai membandingkan realitas dengan dunia drama, yang bisa memicu rasa tidak puas terhadap diri sendiri atau pasangan di dunia nyata.

• Efek ‘Therapeutic’

Ini merupakan dampak positif yang bisa didapatkan dari drakor dan dracin. Meski bisa adiktif, para ahli juga mencatat bahwa drama memiliki manfaat terapeutik jika ditonton secara bijak.

Menonton karakter yang berhasil melewati trauma dapat membantu penonton memproses kesedihan atau trauma pribadi mereka sendiri (eksternalisasi). Drama menjadi validasi emosi penontonnya.

Selain itu, aktivitas nonton drama ini bisa menjadi alat bantu untuk relaksasi dan melepaskan penat setelah seharian bekerja, sebagai pereda stres. 

Baca Juga: Cara Memasak Ayam Lodho yang Bikin Nagih

Tip Nonton Drakor dan Dracin Lebih Sehat

Agar tetap bisa menikmati hobi nonton drakor maupun dracin tanpa merusak kesehatan, beberapa langkah berikut bisa diterapkan.

• Atur Batasan

Putuskan di awal hanya akan menonton maksimal dua episode per hari dan gunakan timer atau alarm.

• Matikan Auto-play

Fitur ini sering kali menjadi penyebab utama kehilangan kendali waktu saat nonton drama.

• Selingi dengan Gerak

Lakukan peregangan (stretching) atau berjalan kaki sebentar setiap jeda episode untuk menjaga aliran darah.

• Jadikan ‘Hadiah’

Jadikan kegiatan menonton sebagai self-reward setelah menyelesaikan tanggung jawab harian, bukan sebagai pelarian utama.

Menonton drakor maupun dracin memang bisa berpengaruh pada kinerja otak, namun pengaruhnya sangat bergantung pada intensitas.

Jika ditonton secukupnya, drama bisa menjadi obat stres, tetapi jika menjadi kecanduan, ia dapat merusak kualitas tidur, mengganggu memori, dan mengubah persepsi seseorang terhadap kenyataan. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: bahaya kecanduan drakor dan dracin
Via: drakor dan dracin
Tags: bacaini.iddracindrakorkecanduan drakor
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Soedjono Hoemardani, dukun politik Soeharto era Orde Baru yang berperan dalam lobi Jepang dan kebijakan ekonomi nasional

Dukun Politik Orde Baru: Peran Soedjono Hoemardani sebagai Pembisik Soeharto dan Arsitek Lobi Jepang

Menkeu Purbaya saat menyampaikan sikap tegas kepada penerima beasiswa LPDP. Foto: tangkapan layar

Menkeu Purbaya Blacklist Penerima Beasiswa LPDP dan Minta Pengembalian Dana Pendidikan

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi.

Ketua DPRD Trenggalek Ingatkan Kepala Desa Tetap Mandiri di Tengah Pemangkasan Dana Desa

  • Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah saat refleksi satu tahun pemerintahan

    Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun di Balik Penggeledahan Toko Emas Semar Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In