• Login
Bacaini.id
Monday, February 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kampanye Ajak Pelajar Jauhi Nikah Dini Melalui Beasiswa Cinta Bergema

ditulis oleh Redaksi
27 October 2025 15:48
Durasi baca: 2 menit
Siswa-siswi SMP N 1 Panti saat mengikuti Sosialisasi terkait pernikahan dini

Siswa-siswi SMP N 1 Panti saat mengikuti Sosialisasi terkait pernikahan dini

Bacaini.ID, JEMBER – Suasana riuh tawa siswa SMP Negeri 1 Panti mendadak hening ketika Bupati Jember Muhammad Fawait berdiri di depan mereka. Dengan nada lembut tapi tegas, ia menyampaikan pesan sederhana: belajarlah setinggi mungkin, jangan terburu menikah.

Pesan itu bukan sekadar nasihat moral. Fawait datang membawa kabar besar, yakni 20.000 beasiswa dari Pemkab Jember untuk pelajar daerah, yang ditujukan bukan hanya agar anak-anak Jember bisa melanjutkan pendidikan tinggi, tapi juga untuk memutus rantai pernikahan dini yang masih tinggi di sejumlah wilayah.

“Harapan kami, dengan membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya ilmu dan tidak tergesa menikah, kita bisa menekan angka kematian ibu dan bayi dalam jangka panjang,” ujar pria yang akrab disapa Gus Fawait, Senin (27/10/2025).

Belajar, Bukan Menikah Terlalu Dini

Bagi Bupati Fawait, pendidikan bukan hanya soal gelar, tapi soal keselamatan generasi. Berdasarkan hasil diskusinya dengan dokter kandungan dan dokter anak, pernikahan dini menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu dan bayi di Jember.

Karena itu, ia menjadikan pendidikan sebagai gerbang pertama perubahan. Kepada para siswa, ia menegaskan: “Tuntut ilmu setinggi-tingginya. Jangan buru-buru menikah. Semua ada waktunya,” sambungnya.

Guru Jadi Garda Terdepan

Program beasiswa ini tak berdiri sendiri. Fawait menilai, guru memiliki peran paling strategis dalam membangun kesadaran tentang bahaya pernikahan dini. Mereka yang setiap hari berinteraksi dengan siswa, katanya, bisa menjadi penyampai pesan paling efektif.

“Guru kelas dan guru BK adalah ujung tombak. Mereka yang bisa menanamkan nilai ini sejak dini,” jelasnya.

Dari Beasiswa Menuju Perubahan Sosial

Program 20.000 beasiswa Pemkab Jember 2025 menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam membangun SDM unggul sekaligus menghadirkan solusi jangka panjang atas persoalan sosial dan kesehatan.

Tak sekadar memberi bantuan biaya pendidikan, inisiatif ini mencerminkan visi Jember Baru yang digagas Fawait, daerah yang tumbuh dengan ilmu pengetahuan, bukan terbebani masalah sosial lama seperti pernikahan dini dan kematian ibu.

Penulis             : Mega

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pantai Serang Blitar yang dikaitkan dengan laku spiritual Soeprijadi

Kebiasaan Ganjil Soeprijadi di Pantai Serang Blitar, Bertapa di Laut Selatan hingga Tantang Mitos Ratu Kidul

Wali Kota London Sadiq Khan menyalakan lampu Ramadan di kawasan West End

London Sambut Ramadan 2026, 30 Ribu Lampu LED Hiasi West End

Polisi Blitar bagi cokelat kepada pengendara saat Valentine

Bikin Kaget! Dikira Razia, Pengendara di Kota Blitar Justru Dapat Cokelat dari Polisi

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In