Bacaini.id, BANGKALAN – Dinas Kesehatan Bangkalan bersama petugas gabungan melakukan inspeksi mendadak di sejumlah toko makanan. Hasilnya, masih ditemukan sejumlah produk makanan tak layak jual.
Kepala Dinkes Bangkalan, Sudiyo mengatakan sidak dilakukan prtugas gabungan dari Dinas Perdagangan, Satpol-PP dan pihak kepolisian untuk memastikan produk yang dijual menjelang lebaran aman dikonsumsi masyarakat.
“Kami melakukan sidak di empat titik sebagai sampel, diantarnya di Tretan Swalayan, Tom & Jerry, Indah Swalayan serta Hyfresh di Bangkalan Plaza,” kata Sudiyo kepada Bacaini.id, Rabu, 27 April 2022.
Hasilnya, petugas mendapati sejumlah barang dan produk makanan yang sudah tidak layak edar. Diantaranya ada sejumlah makanan kedaluarsa, kemasan rusak hingga produk makanan yang tidak memiliki izin edar.
“Dari empat lokasi yang kami lakukan sidak, hanya di Indah Swalayan yang tidak ditemukan barang kadaluarsa. Di sana kami hanya menemukan kemasan makanan yang sudah penyok,” imbuhnya.
Mantan Kepala Puskesmas Blega itu menuturkan, kemasan yang rusak belum tentu makanannya sudah tidak layak konsumsi. Tetapi untuk temuan petugas kali ini, selain kemasan rusak, makanan yang ada di dalamnya dinyatakan sudah tidak aman untuk dikonsumsi. Sehingga petugas terpaksa menarik semua produk tersebut.
“Semua hasil temuan kami tarik, sehingga apa yang diedarkan adalah makanan yang aman untuk masyarakat. Kami juga mengimbau kepada pengelola untuk lebih selektif dalam menjual produk yang dijual. Begitu pula dengan masyarakat yang harus selalu teliti dan waspada saat memilih produk makanan,” ungkapnya.
Sementara itu, Store Manager Hyfresh Bangkalan, Sunoko mengatakan pihaknya selalu rutin mengecek produk yang dijual untuk masyarakat. Bahkan, jika terdapat barang tak layak konsumsi, pihaknya akan langsung menarik produk tersebut dari peredaran.
“Kebetulan temuan tadi itu ada dua puding yang tanggal kedaluwarsanya jatuh tepat pada hari ini. Nantinya, kami akan lebih teliti lagi,” pungkasnya.
Penulis: Rusdi
Editor: Novira