• Login
Bacaini.id
Thursday, March 19, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Jajanan Jadul Khas Lebaran, Anak Milenial Wajib Coba

ditulis oleh Editor
2 May 2022 08:00
Durasi baca: 3 menit
Rengginang, salah satu jajanan jadul saat Idul Fitri. Foto: IG @natz.mei

Rengginang, salah satu jajanan jadul saat Idul Fitri. Foto: IG @natz.mei

Bacaini.id, KEDIRI – Berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga dan tetangga kembali bisa dilakukan pada  hari raya Idul Fitri tahun ini. Sesuai tradisi, perayaan momen istimewa ini tidak afdol jika tanpa dilengkapi dengan sajian khas.

Meski tradisi tersebut terus berjalan, namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, sajian yang disuguhkan pasti berbeda. Tetapi tidak jarang, jajanan jadul masih ditemukan diantara deretan biskuit yang bisa dibeli di supermarket.

Berikut jajanan jadul yang masih biasa disajikan sebagai suguhan khas pada momen Idul Fitri di berbagai daerah, termasuk di Kediri.

  1. Rengginang

Merupakan jajanan jenis kerupuk tebal berbentuk bulat yang terbuat dari bahan beras ketan. Kerupuk yang harus dikeringkan sebelum proses penggorengan ini ini harus melalui proses pengeringan dan penggorengan. Kerupuk ini memiliki tekstur renyah dengan cita rasa asin dan gurih.

Dalam beberapa tahun terakhir, rengginang masih ditemui sebagai suguhan hari raya Idul Fitri. Terkadang, pembuat rengginang menambahkan rasa dan warna yang bervariasi sehingga terlihat lebih menarik, apalagi jika disuguhkan di dalam toples bening.

Tetapi ada juga yang menyuguhkan rengginang di dalam kaleng biskuit, jadi jangan kaget ketika membuka kaleng biskuit Khong Guan, ternyata isinya rengginang.

  1. Biskuit Khong Guan

Bicara tentang Khong Guan, produk kue kemasan kaleng ini menjadi jajanan jadul yang masih sering disajikan saat lebaran. Biskuit kok jadul? Dari beberapa literatur, biscuit Khong Guan sudah memulai produksi dan masuk pasaran Indonesia sekitar tahun 1950 atau 1970-an.

Sejak dulu hingga sekarang, di dalam satu kaleng Khong Guan berisi beberapa macam biskuit dengan varian rasa yang berbeda. Meskipun disebut jajanan jadul, kemasan kaleng Khong Guan dibuat semakin modern mengikuti perkembangan zaman.

  1. Madumongso

Makanan tradisional yang terbuat dari fermentasi ketan hitam ini menjadi jajanan yang masih diburu penggemarnya, khususnya pada hari raya Idul Fitri.

Madumongso memiliki tekstur lembut dengan paduan rasa manis dan asam yang dibungkus kertas minyak warna-warni agar lebih menarik. Meskipun jarang, pembuat madumongso masih bisa ditemukan di sejumlah rumah produksi di Kediri.

  1. Opak gambir

Opak atau kerupuk gambir adalah jajanan jadul berbahan dasar tepung tapioka, telur, kelapa dan gula. Jajan tradisional ini juga masih kerap ditemui sebagai suguhan di meja ruang tamu saat lebaran.

Opak gambir jadul ini biasanya berbentuk gulungan berlapis. Tidak jarang pembuatnya membubuhkan perasa, seperti jahe juga rasa buah seperti durian, pisang dan rasa buah lainnya yang tentu saja menambah nikmatnya sensasi renyah, gurih dan manis kerupuk gambir original.

  1. Kuping gajah

Kue kering tradisional ini terbuat dari tepung terigu dengan memadukan warna cokelat dan putih. Sesuai namanya, jajanan lawas yang satu ini berbentuk pipih, tipis dan sedikit melengkung, mirip dengan telinga gajah. Rasa manis plus cokelat tipis dan gurih menambah sensasi renyah pada setiap gigitan kuping gajah.

Rasa jajanan jadul yang masih bisa ditemui pada momen Idul Fitri tidak kalah dengan jajanan modern, anak milenial wajib cobain.

Penulis: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: hari raya idul fitrikue lebaranmakanan jadul
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Direktur Eksekutif PAR Alternatif Indonesia, Andi Saputra.

Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras Didesak Masuk Peradilan Umum

Pedagang emas di Jl Sriwijaya, Kelurahan Kemasan, Kota Kediri. Foto: istimewa

Jejak Peradaban Emas di Kelurahan Kemasan Kota Kediri

Sidang isbat Kementerian Agama penentuan Idul Fitri 2026

Hasil Sidang Isbat 2026 Dinanti, Pemerintah Umumkan 1 Syawal 1447 H Malam Ini

  • Bkami GM. Foto: istimewa

    Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamaah Al Muhdlor Tulungagung Salat Ied 19 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In