• Login
Bacaini.id
Sunday, February 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Investigasi Kecelakaan Pesawat Air India Temukan Sakelar Putus

ditulis oleh Editor
12 July 2025 11:51
Durasi baca: 2 menit
Investigasi Kecelakaan Pesawat Air India Temukan Sakelar Putus (foto tangkapan layar)

Investigasi Kecelakaan Pesawat Air India Temukan Sakelar Putus (foto tangkapan layar)

Bacaini.ID, INDIA – Kecelakaan pesawat Air India pada 12 Juni 2025 dengan satu penumpang selamat dan 260 orang meninggal dunia sempat viral di media sosial.

Terungkap dalam laporan, kecelakaan pesawat Air India AI171 di Ahmedabad disebabkan sakelar bahan bakar mesin pesawat putus beberapa detik setelah lepas landas.

Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner itu diketahui sedang dalam perjalanan menuju London.

Dikutip dari The Guardian, laporan Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) menunjukkan sakelar bahan bakar untuk mesin 1 dan 2 secara bersamaan beralih ke posisi “CUTOFF”.

Peristiwa terjadi sesaat setelah pesawat mencapai kecepatan udara maksimum 180 knot. Akibatnya pasokan bahan bakar ke mesin terputus dan mesin kehilangan daya.

Rekaman suara kokpit juga menunjukkan adanya kebingungan antara pilot mengenai pemutusan bahan bakar.

Salah satu pilot bertanya mengapa bahan bakar dimatikan, dan pilot lainnya membantah melakukannya.

Pesawat diterbangkan oleh Sumeet Sabharwal, pilot utama yang berpengalaman 15.638 jam terbang.

Sementara kopilot adalah Clive Kunder punya pengalaman 3.403 jam terbang.

Laporan juga mencatat mesin 1 berhasil menyala kembali, tetapi tidak cukup untuk menghentikan penurunan pesawat.

Sementara mesin 2 menyala kembali namun tidak dapat mengembalikan kecepatan pesawat.

Meskipun demikian, laporan tidak menjelaskan secara rinci bagaimana sakelar bisa bergerak ke posisi pemutusan.

John Cox, pakar keselamatan penerbangan AS, menyatakan bahwa sakelar bahan bakar ini tidak bisa dipindahkan secara tidak sengaja.

Umumnya digunakan untuk mematikan mesin dalam keadaan darurat atau setelah mendarat.

Namun laporan tersebut tidak menunjukkan adanya keadaan darurat yang memerlukan pemutusan bahan bakar.

Kecelakaan pesawat Air India menjadi viral di media sosial setelah terekam satu orang, Vishwash Kumar Ramesh, selamat dan terlihat keluar dari celah badan pesawat.

Selain itu kecelakaan ini juga menewaskan 19 orang di darat, dan menghancurkan bangunan di kawasan permukiman.

Maskapai Air India yang bekerja sama dengan otoritas India tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai detail investigasi.

Sementara Boeing dan GE Aerospace menyatakan mendukung proses investigasi yang sedang berlangsung.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: air india AI171indiainvestigasi kecelakaan pesawatkecelakaan pesawat air indiapenyebab kecelakaan pesawatsakelar putus
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Momen Mbak Wali Tebar Kebahagiaan di PAUD Thoyyiba

Gus Qowim Apresiasi Perkembangan KSPPS BMT NU Kota Kediri

Pemasangan erection girder proyek Tol Kediri–Tulungagung di Jalan Suparjan Mangun Wijaya Kota Kediri

Pemasangan Erection Girder Tol Kediri–Tulungagung Tutup Jalan Suparjan Mangun Wijaya

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir dan Longsor Terjang Watulimo Trenggalek, Jalan Raya Bandung–Prigi Putus Total

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In