• Login
Bacaini.id
Thursday, January 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Insiden Serangan Cairan Kimia PKI di Burengan Kediri

ditulis oleh Editor
3 October 2023 13:40
Durasi baca: 3 menit
Penangkapan 15 Menteri Kabinet Soekarno yang Menggemparkan (foto ilustrasi/ist)

Penangkapan 15 Menteri Kabinet Soekarno yang Menggemparkan (foto ilustrasi/ist)

Bacaini.id, KEDIRI – Peristiwa G30S PKI tidak membuat Partai Komunis Indonesia (PKI) di wilayah Kediri Jawa Timur menjadi lumpuh seketika. Mereka masih bergerak sekaligus melawan, terutama kepada orang-orang Ansor dan Banser NU yang terang-terangan menyatakan permusuhan.

Pada 12 Oktober 1965 atau 12 hari pasca peristiwa 30 September 1965, orang-orang Ansor Banser NU Kediri yang sedang menggelar apel dan karnaval dengan bersenjata lengkap, tiba-tiba diserang. Insiden penyerangan cairan kimia oleh orang-orang PKI itu berlangsung di wilayah Burengan Kota Kediri.

“Tiba-tiba diserang oleh PKI di Burengan dengan berbagai senjata berbahaya seperti cairan kimia yang disemprotkan ke arah pawai Banser yang sedang bergerak dari arah Selatan menuju ke utara,” demikian dikutip dari buku Benturan NU-PKI 1948-1965 (2013).

Wilayah karesidenan Kediri merupakan basis PKI. Pada Pemilu 1955, PKI Kediri meraup dukungan suara tertinggi, yakni 457.000 suara. Perolehan suara PKI mengalahkan PNI, NU dan Masyumi.

Karena itu peristiwa Gerakan 30 September 1965 di Jakarta tidak serta merta membuat para pimpinan, kader dan simpatisan PKI di daerah, khususnya Kediri dan sekitarnya menjadi lumpuh.

Serangan cairan kimia oleh orang-orang PKI di Burengan Kota Kediri sempat membuat orang-orang Ansor Banser kelabakan. Untungnya hembusan angin tiba-tiba berbalik ke arah Selatan dan mengenai orang-orang PKI sendiri.

Situasi sontak berubah mencekam. Gagal memakai semprotan cairan kimia, orang-orang PKI kemudian melempari Ansor Banser dengan batu. Mereka yang merangsek maju menyerang dengan bambu runcing dan senjata tajam.

Perang antara orang-orang PKI dengan Ansor Banser NU Kediri tidak terelakkan. Dalam waktu singkat, orang-orang PKI berhasil dilumpuhkan. Mereka ketakutan melihat banyaknya Banser yang tidak mempan senjata tajam (kebal).

Dalam bentrok itu kantor PKI di Kediri dibakar. “Kantor PKI Kediri yang kebetulan ada di sampingnya itu dibakar, sehingga anggota PKI berlarian ke desa lain”.

PKI pasca peristiwa 30 September 1965 terus mencoba bangkit. Para pimpinan, kader dan simpatisan yang lolos dari perburuan mencoba menghidupkan gerakan.

Wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang pada pemilu 1955 merupakan daerah basis, terpilih sebagai lokasi kebangkitan gerakan. Di Jawa Timur, gerakan kebangkitan dipusatkan di wilayah Blitar Selatan.

Sejumlah tokoh PKI berkumpul, yakni Oloan Hutapea, Rewang, Ruslan Wijaya, Mohammad Munir, Suwandi, Sukatno dan Iskandar Subekti. Mereka mengoordinasikan kegiatan organisasi secara nasional.

Sudisman, salah satu tokoh CC PKI menyusun konsep KOK (Kritik Oto Kritik) yang disebarkan melalui penerbitan gelap. Isinya, membangun kembali partai, Perjuangan Bersenjata (Perjuta) dan membentuk Front Persatuan Nasional.

Untuk menghidupkan taktik Desa Mengepung Kota, PKI kembali membentuk basis-basis di daerah minus, termasuk mendirikan sekolah perlawanan rakyat.

Dilansir dari buku Jenderal Yoga Loyalis di Balik Layar, PKI memakai jargon We are nowhere, but will be everywhere. Kita tidak ke mana-mana, tapi akan ada di mana-mana.

“Sudisman lewat satu buletinnya mengatakan, We are nowhere, but will be everywhere”.

PKI yang resmi dibubarkan dan sekaligus dinyatakan sebagai partai terlarang pada 12 Maret 1966, terbukti masih bergerak. Sebelum gerakan semakin membesar, pada 28 Mei 1968, TNI Angkatan Darat membentuk Komando Satuan Tugas Trisula.

Melalui operasi besar-besaran, gerakan kebangkitan PKI di Blitar Selatan dalam waktu singkat berhasil ditumpas.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Ansor NUBanserBlitar SelatanG30S PKIMasyumiNUPKI bangkitPNI
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustasi emas Antam. Foto: istimewa

Harga Emas Naik, Antam Tembus Rp3,48 Juta per Gram

Aktivitas di peternakan ayam di Kediri Foto: Bacaini/Novira

Jahatnya Kartel Ayam Terhadap Peternak Kecil

Ilustrasi peternakan ayam. Foto: istimewa

Mengenal Kartel Ayam Yang Sedang Dilawan Pemerintah

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Curhat Ressa di Podcast Denny Sumargo Bikin Publik Berbalik Serang Denada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In