• Login
Bacaini.id
Saturday, January 31, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hewan Ternak di Tulungagung Kena PMK Usai Divaksin

ditulis oleh Editor
5 July 2022 18:46
Durasi baca: 3 menit
Sapi peternak mati terpapar PMK di Desa Penjor, Kecamatan Pagewojo, Tulungagung. Foto: Ist

Sapi peternak mati terpapar PMK di Desa Penjor, Kecamatan Pagewojo, Tulungagung. Foto: Ist

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Sejumlah peternak di Tulungagung mengeluhkan kelangkaan obat hingga sulitnya mencari dokter hewan gratis dari pemerintah. Disisi lain, banyak hewan ternak yang malah terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) setelah mendapatkan vaksinasi.

Salah satu peternak di Desa Penjor, Kecamatan Pagerwojo, Oky Prasetyo mengatakan bahwa saat ini dia sangat kesulitan mencari dokter hewan gratis dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung. Akhirnya, dia harus merogoh kocek yang tidak sedikit untuk pengobatan ternaknya yang terjangkit PMK.

“Setiap kali mengobatkan hewan ke mantri, saya harus membayar Rp100 ribu, karena sulit sekali cari dokter dinas yang gratis,” kata Oky kepada Bacaini.id, Selasa, 5 Juli 2022.

Menurutnya, saat ini peternak di Desa Penjor tengah dilanda keresahan karena banyak sekali hewan ternak mereka yang mati akibat PMK. Selain itu, hewan ternak yang sudah tidak bisa berdiri hanya bisa dijual dengan harga sekitar satu sampai dua juta rupiah saja.

“Jumlah ternak yang terpapar banyak, yang mati juga banyak. Ternak yang sakit memang masih bisa dijual, tapi harganya ya anjlok drastis. Sementara kalau dipotong paksa malah harus keluar uang lagi,” keluhnya.

Keresahan juga dialami Agung, dimana sebanyak 13 ekor dari 15 ekor sapi miliknya saat ini tengah terpapar PMK setelah mendapatkan vaksinasi. Padahal sebelumnya, ternaknya yang sakit sudah dinyatakan sembuh dalam waktu tiga hari setelah diobati.

“Tidak lama setelah divaksin, ternak saya malah berliur, demam dan kemudian kukunya luka. Petugas vaksin menjelaskan, vaksinasi ini hanya membentuk sistem kekebalan 20 persen saja,” kata Agung.

Agung mengatakan, seharusnya pemerintah lebih fokus pada pengobatan dan penanggulangan penyebaran PMK daripada vaksinasi PMK. Pasalnya, kasus PMK ini hampir sama dengan kasus Covid 19.

Bahkan dikatakannya, hingga saat ini kasus kematian hewan ternak akibat PMK di Desa Penjor sudah tidak bisa dihitung lagi. Karena jumlahnya sudah sangat banyak.

“Saya melihat kok seakan dipaksakan melakukan vaksin PMK. Padahal banyak ternak yang malah sakit setelah divaksin,” ujarnya.

Menanggapi keluhan peternak, Kabid Keswan Disnakeswan Kabupaten Tulungagung, Tutus Sumaryani mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang fokus melakukan vaksinasi PMK di seluruh kecamatan di Tulungagung. Karena keterbatasan petugas, dropping obat jadi tidak optimal.

“Dua kali dropping, Tulungagung sudah dapat 82 ribu dosis vaksinasi PMK yang akan kami optimalkan. Sedangkan untuk obat, kami hanya bisa berikan sesuai stok yang ada,” kata Tutus.

Dijelaskannya, ternak yang mengalami demam usai divaksin adalah salah satu reaksi postvaksin untuk membentuk antibodi. Namun, efek samping itu tidak sampai menyebabkan kematian.

Disnakeswan juga menyediakan dokter hewan gratis bagi para peternak, tetapi memang jumlahnya hanya 30 orang saja. Selain itu, ada juga petugas kesehatan di KUD dan KOPTAN yang memberikan pelayanan pengobatan secara gratis.

“Kalau berobatnya di dokter hewan swasta pasti berbayar. Tapi kalau berobat di dokter hewan dinas atau KUD dan KOPTAN itu gratis. Tapi memang jumlah dokternya terbatas,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: disnakeswan tulungagungpenyakit mulut dan kukuTulungagungVaksinasi PMK
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat meresmikan SPPG 2 Al-Amien di Pondok Pesantren Al-Amien Kediri

Peresmian SPPG 2 Al-Amien Kediri, Mbak Wali Dukung Program Makan Bergizi Gratis

BKPSDM Kota Kediri menggelar Webinar Lentera Mapan Seri 1 tentang kenaikan pangkat PNS tahun 2026

BKPSDM Kediri Kupas Peluang Kenaikan Pangkat PNS 12 Kali Setahun Lewat Webinar Lentera Mapan

Gus Qowim menghadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Yanbu’a RTQ Al-Asy’ari Kediri

Wisuda Yanbu’a Al-Asy’ari Kediri, Gus Qowim Soroti Tantangan Moral Anak

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir dan Longsor Terjang Watulimo Trenggalek, Jalan Raya Bandung–Prigi Putus Total

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Mbah Kirno Dikurung 20 Tahun di Ponorogo karena Ilmu Rawarontek, Polisi Ungkap Fakta ODGJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In